Bupati Gayo Lues Ikuti Rakornas Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan PPKM Mikro

555

dutapublik.com, GAYO LUES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gayo Lues, pada Senin (14/6) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian.

Rakor yang berlangsung melalui Video Conference (Vidcon) ini membahas mengenai evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Mikro).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pidato pengantarnya menyampaikan, mulai tanggal 15-28 Juni 2021 untuk Daerah zona merah agar pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat dan bisa dilakukan penebalan PPKM di wilayah-wilayah merah.

Hal tersebut, kata Airlangga, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pada rapat terbatas yang digelar, pada Minggu (13/6) secara virtual. Dalam kesempatan tersebut Presiden juga meminta kerja sama Pusat dan Daerah dalam upaya pengendalian peningkatan kasus Covid-19 ini diperkuat.

“PPKM Mikro, tanggal 15-28 Juni untuk di Daerah zona merah agar dilakukan penebalan dengan berkoordinasi sama TNI/Polri dari Dandim dan Kapolres untuk mengkoordinasikan PPKM. Pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat dan bisa dilakukan penebalan PPKM dan di wilayah-wilayah zona merah bisa diisolasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga menerangkan, sesuai instruksi Presiden, maka berdasarkan tren kenaikan kasus, maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit ditingkatkan 40 %, khususnya Kabupaten/Kota dengan zonasi merah dan bed occupancy rate (BOR) diatas 60 %,” jelasnya.

Disamping itu, Ia juga mengingatkan, Forkompimda harus mendampingi Kepala Daerah dan khususnya Kepala Dinas Kesehatan dalam mengendalikan kasus Covid-19 di daerah.

Kata Menko Perekonomian Presiden Jokowi juga mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan betul-betul dicek dan dikontrol, termasuk mengenai kedisiplinan penggunaan masker.

“Pasalnya dari kajian ini bisa menurunkan risiko sampai dengan 98,5% dari risiko penularan Covid-19,” terangnya.

Airlangga juga mengharapkan, agar Bupati/Wali Kota dapat mengendalikan tren kasus Covid-19, guna kelancaran pemulihan ekonomi.

“Kepada para Bupati/Wali Kota agar trennya dikendalikan, agar tidak mengganggu pemulihan ekonomi dan diperlukan kekuatan kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Daerah terutama penebalan dari PPKM Mikro, terus diperpanjang sambil dilakukan evaluasi,” tandas Menko Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bale Pendopo Bupati Gayo Lues juga dihadiri oleh Bupati H. Muhammad Amru yang didampingi oleh Wakil Bupati H. Said Sani, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo, Kapolres Carlie SyahputraB ustamam, S.I.K., M.H., Kajari Ismail Fahmi, S.H., Kadis Kesehatan Riadus Shalihin, S.K.M., Ketua Mahkamah Syar’iyah T. Swandi, S.H.I., M.H. dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, terlihat Bupati Gayo Lues bersama jajarannya dan Forkopimda Kabupaten Gayo Lues, mendengarkan apa yang dipaparkan oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Menteri lainnya, mengenai evaluasi PPKM tersebut dan Item-item yang dipaparkan oleh Menteri Dalam Negeri tersebut, tentunya akan diterapkan oleh Pemda Gayo Lues. Sumber BRO. (AViD)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *