dutapublik.com, TANGGAMUS – Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menghadiri upacara pembukaan pelatihan teknis pertolongan gunung dan hutan jungle rescue di Kantor Pencarian dan Pertolongan atau BASARNAS, Lampung.
Acara dilaksanakan di aula gedung Global Nusantara PCNU Tanggamus blok 23 Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus pada Senin (8/5).
Hadir dalam acara kegiatan tersebut, Direktur Bina Potensi Basarnas Pusat Drs. Muhammad Hernanto, M.M., Kepala Basarnas Lampung Deden Ridwansyah, S.Sos., Dandim 0424 Tanggamus diwakili, Pasi Ops Kapten Inf Rio Antomi, Kapolres Tanggamus diwakili KBO Sabhara Iptu Sukarjo, Wadanyon A Brimob Polda Lampung Kompol Jemmy Yudanindra, S.H., S.I.K., Asisten lll bidang Administrasi Setda Kabupaten Tanggamus Johnson Vanessa, Kalak BPBD Kabupaten Tanggamus Editan M Toha, Kasatpol PP Kabupaten Tanggamus Suratman, Kadishub Kabupaten Tanggamus Herli Rakhman, Kadis Kesehatan Kabupaten Tanggamus Taufik Hidayat, Kadis Sosial Kabupaten Tanggamus Zulfadli, Camat Gisting Purwanti, S.Sos., serta peserta yang dilantik,
Kegiatan ini digelar dengan tema “melalui pelatihan potensi sar jungle rescue, kita tingkatkan kompetensi potensi sar di bidang pertolongan di gunung dan di hutan demi mendukung tercapainya quick respon SAR dalam penyelenggaraan operasi SAR di provinsi Lampung untuk terwujudnya Indonesia maju”.
Bupati Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan teknis pencarian dan pertolongan di gunung dan di hutan (jungle rescue).
“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, kita dapat tingkatkan kualitas kemampuan pada pelaksanaan operasi sar secara cepat dan tepat guna mengurangi resiko membahayakan manusia atau korban kepada para peserta diharapkan setelah melaksanakan pelatihan akan memiliki kompetensi dan dapat diimplementasikan saat pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang kemungkinan terjadi di masa yang akan datang,” ujar Bupati.
“Seperti kita ketahui, Kabupaten Tanggamus merupakan daerah yang diberi anugerah Tuhan dengan berbagai potensi alam yang dimiliki wilayah daratan Kabupaten Tanggamus terdiri dari daratan rendah pesisir pantai teluk semangka serta dataran tinggi perbukitan dan pegunungan, dari data BPS tercatat 5 gunung yang berada di wilayah Kabupaten Tanggamus antara lain, Gunung Tanggamus (2.102 meter) di Kecamatan Kota Agung Timur, Gunung Suak (414 meter) di Kecamatan Cukup Balak, Gunung Pematang Halupan (1.646 meter) di Kecamatan Wonosobo, Gunung Rundingan (1.508 meter) di Kecamatan Pulau Panggung dan Gunung Gisting (786 meter) di Kecamatan Gisting.
Lanjut Bupati wilayah-wilayah tersebut menyimpan potensi bencana yang diakibatkan oleh bencana alam ataupun karena faktor kesalahan atau kelalaian manusia. “Banyak kejadian bencana di Kecamatan Semaka, Wonosobo, Bandar Negeri Semuong, Cukup Balak, Kelumbayan, Kelumbayan Barat, Ulubelu dan lain-lain belum lagi kejadian akhir-akhir ini di Kecamatan Semaka yaitu konflik gajah liar ini juga perlu menjadi perhatian kita,” sambungnya.
“Selain itu terkait kebencanaan, maka seluruh elemen dan komponen masyarakat wajib melakukan tindakan preventif dan rehabilitatif, semua elemen masyarakat juga harus berperan dalam penanggulangan bencana, latihan ini merupakan upaya dari Basarnas untuk memberikan pembinaan bagi potensi petugas SAR yang berkualitas dan kompeten, maka semakin mempercepat respon Time dan mampu meminimalisasi jatuhnya korban atau semakin meminimalisir parahnya kondisi supervisor atau korban.”
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas Lampung dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Bupati juga meminta kepada peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan dengan serius. “Laksanakan instruksi yang diberikan instruktur dengan seksama, dalam melaksanakan tugas nantinya utamakan keselamatan diri dan hindari sikap over confidence percaya diri berlebihan dan jauhi keraguan pada materi yang berisiko, jaga kesehatan dan jadikanlah pelatihan ini sebagai ajang pembelajaran tukar menukar pengalaman dan mempererat jalinan silaturahmi,” pungkasnya. (Sarip)




