dutapublik.com, PURWOREJO – Program TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 di Desa Watuduwur Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo resmi di tutup oleh Dandim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim, di lapangan Kecamatan Bruno. Rabu, (24/8).
Penutupan ditandai dengan penandatangan berita acara penyerahan hasil pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo bersama Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Selain itu diserahkannya kembali alat kerja dan peninjauan sasaran fisik yang telah rampung di kerjakan.
Hadir dalam kegiatan ini Kasrem 072 Pamungkas Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo, Wakil Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Kapolres Purworejo diwakili Kabag Ops Kompol Minarto KasiĀ Barang Bukti Kejari Purworejo Tegar Mawang Dhita, Wakil Kepala Pengadilan Negeri Purworejo Santonius Tambunan, Kepala BPBD Kabupaten Purworejo Budi Wibowo S dan Muspika Kecamatan Bruno.
Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf. Lukman Hakim mengatakan penutupan TMMD ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mengakselerasi program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Selama satu bulan para prajurit, pemda dan masyarakat bersama sama mengerjakan program fisik TMMD. Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa, terutama membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah, “jelasnya.
Lebih lanjut Dandim menyampaikan pada program TMMD ini, Kodim 0708 Purworejo berhasil mengerjakan sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur, diantaranya yaitu, sasaran pokok cor blok jalan setapak serta drenase. Adapun sasaran tambahan lain berupa rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 1 unit dari Baznas Purworejo, Jambanisasi 20 unit dari Kodim 0708 Purworejo, dan pembuatan Pos Kamling 1 unit bantuan dari bank Jateng.
“Pencapaian program sasaran fisik juga diimbangi dengan pencapaian pada sasaran non-fisik, berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang,penyuluhan dan bela negara,penyuluhan tentang stunting dan Penyakit tidak menular, penyuluhan tentang
pernikahan dini, “terangnya.
Dandim menjelaskan kegiatan non fisik ini dibutuhkan dalam rangka membangun serta memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat untuk mendukung program pemerintah tentang percepatan penurunan Stunting, ketahanan pangan dan penanganan kesehatan.
Sementara itu Wakil Bupati Yuli Hastuti mengucapkan terimakasih kepada Kodim atas kerja samanya setiap Tahun dalam kegiatan TMMD. Untuk sasaran fisik saat ini membuka akses jalan menembus dua Kabupaten antara Purworejo dan Wonosobo. Program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan perekonomian untuk kesejahteraan warga di Kecamatan Bruno.
“Semoga kedepannya dalam kegaiatan TMMD sinergitas terus kita tingkatkan dalam kebersamaan untuk masyarakat di Kabupaten Purworejo, “imbuhnya.
Kepala Staf Korem 072 Pamungkas Kolonel Infanteri Heri Dwi, menuturkan tujuan utama TMMD ini yaitu memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, juga membuka isolasi dari sebuah daerah terpencil sehingga akan ada kesempatan untuk menjadi lebih baik dan sejahtera.
“Pemerintah dan TNI memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki kesulitan masyarakat, sehingga akan terwujudnya kemanunggalan TNI, dan rakyat, ” pungkasnya. (JL).





