Data Penerima BLT Kemiskinan Terekstrem Di Kecamatan Cikul Diduga Amburadul

446

dutapublik.com, KARAWANG – Kabupaten Karawang tergolong ke dalam 5 Kabupaten Miskin Terekstrem se Jawa Barat, hal itu sebagaimana yang dikatakan wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, beberapa waktu lalu.

Untuk menanggulangi hal itu, upaya Pemkab Karawang, salah satunya saat ini telah menggelontorkan dana Miliaran rupiah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Terekstrem.

Namun, polemik yang sekarang muncul di kalangan masyarakat desa, yaitu data penerima BLT Kemiskinan Terekstrem yang diajukan oleh Pemdes masing-masing ke pihak Kecamatan kebanyakan diduga tidak sesuai dengan data yang diterbitkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Hal itu yang diungkapkan oleh salah seorang Kades di Kecamatan Cilamaya Kulon kepada media dutapublik.com.

“Itu kan kita sudah mengajukan data yang benar-benar layak menerima BLT Kemiskinan Terekstrem, ternyata keluarnya ada yang kategori kaya dan ada data yang sudah meninggal, ada yang berbenturan dengan penerima PKH dan BPNT,” ungkapnya, pada Selasa (21/12), seusai dirinya mengikuti rapat Minggon Kecamatan.

Akibat semua itu, lanjutnya, akan menimbulkan polemik adanya kecemburuan sosial di masayarakat.

“Itu bisa memicu adanya kecemburuan sosial di masyarakat. Kerjanya TKSK di mana sih? Data tidak update katanya sudah direvisi. Tenyata datanya itu itu juga,” keluhnya.

Dirinya berharap, ke depan pihak TKSK Cilamaya Kulon harus bisa mempertanggung jawabkan secara benar dan diperbaiki data yang sudah diberikan dari Pemdes.

“Untuk bantuan apapun dari Pemerintah pusat, Provinsi maupun Pemkab, kita terima dengan baik dan bersyukur masyarakat kita mendapatkan bantuan.”

“Tapi datanya tolong diperbaiki, karena ujung tombaknya data itu terkumpul di TKSK. Supaya jangan menyulitkan kita di bawah. Kita sudah menekan kepada Ketua RT dan RW untuk menyeleksi warga yang benar-benar layak, dan jangan sampai datanya itu sama dengan yang sebelumnya,” imbaunya.

Sementara, Rully Sutrisna, selaku Camat Cilamaya Kulon, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyarankan agar lebih jelasnya bisa dicross check data tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

Diketahui, BLT Kemiskinan Terekstrem tersebut, setiap warga penerima manfaat mendapatkan sebesar Rp200 ribu dikalikan 2 bulan, totalnya sebesar Rp400 ribu, yang rencananya akan direalisasikan pada Kamis (23/12), bertempat di kantor Kecamatan Cilamaya Kulon. (Iwan Ridwan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *