Di Kabupaten Bandung Barat Seorang Lintah Darat Ngamuk

680

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Seorang wanita setengah baya yang diduga pelaku Bank Gelap atau disebut rentenir ngamuk di depan para nasabah dan warga saat dikonfirmasi tentang adanya publikasi para nasabah di status media WhatsApp.

Wanita yang berinisial Ng itu seolah membenarkan apa yang dia lakukan dengan arogan menantang dan menghardik siapa saja yang coba untuk klarifikasi masalah yang sebenarnya.

Sebut saja Dew, warga Desa Jatimekar Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang ada dalam video status WhatsApp tersebut menerangkan jikalau dirinya merasa khawatir akan adanya video di media sosial, Dew yang hanya berhutang 1 juta rupiah dengan menjaminkan sertipikat rumah dan punya tunggakan 300 ribu itu merasa shock.

“Saya berhutang 1 juta yang keterima saya 650 ribu terus saya harus mencicil per ninggu 150 ribu. Saya menjaminkan sertipikat Pak. Saya pun pernah dijemput paksa orang-orang suruhan dia (Ng_red) ke suatu tempat untuk bikin pernyataan. Saya takut Pak,” ungkapnya kepada media dutapublik.com, pada Selasa (6/9).

Percekcokan yang semakin memanas membuat warga melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Cipeundeuy dan tidak berapa lama tim dari Satreskrim yang dipimpin langsung Kapolsek Cipeundeuy AKP Tedi Yana Toyibah datang ke tempat kejadian perkara untuk menengahi masalah tersebut.

Bahkan, ketika itu juga setelah melakukan mediasi, Kapolsek langsung membayarkan utang Dew yang berjumlah 300 ribu juga menyuruh Ng menyerahkan sertipikat jaminan Dew pada saat itu juga dan  mempersilahkan Dew untuk datang ke kantornya jika ingin membuat pelporan.

“Di kala ada suatu momen jelek dari satu orang bisa lebih dari seratus ribu orang. Apa yang lain bisa mampu menghapusnya?,” tegasnya. (Doel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *