dutapublik.com, BEKASI – Dikenal sebagai Pria yang cukup religius dan berjiwa sosial tinggi dilingkungannya, Aman Jhodi Suparman atau yang lebih akrab dipanggil Jhodi, warga Kampung Bugelsalam Baru RT 001/001 Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengaku mengalami pasang surut ekonomi di era pandemi Covid-19 saat ini.
Jhodi menceritakan, hantaman bermula ketika awal pertengahan 2020 salah satu Perusahaan Swasta di kawasan ternama di Cikarang Selatan Bekasi, yang selama 17 tahun menjadi sandaran ekonominya, melakukan PHK kepada banyak karyawannya termasuk dirinya.
“Dampak pandemi ini terasa sekali. Saat itu awalnya hanya beberapa kali masuk kerja, sebab penurunan produksi, namun akhirnya pada bulan Desember 2020 di PHK juga,” ungkap Pria kelahiran 39 tahun silam, di kediamannya, kepada awak media dutapublik.com, pada Senin (31/5).
Dari sana, Ia yang merasakan keresahan karena harus kehilangan pendapatan yang bila dibiarkan akan berpengaruh pada masa depan keluarganya. Jhodi akhirnya memberanikan diri merambah Usaha Kreatif Mebel (Delfia Furniture) dengan berbekal informasi dari media sosial dan dari cerita pengalaman beberapa pengusaha Mebel yang sudah sukses.
Ia membuka Usaha Mebel Delfia Furniture tersebut, dengan 3 orang Karyawan. Adapun sistem penjualan atau pesanan dilakukan secara online via beberapa media sosial.
“Pada mulanya saya agak khawatir karena belum ada pengalaman di hal ini, tapi dengan Bismillah saya memberanikan diri. Awal-awal pemasukannya tersebut hanya cukup untuk biaya kehidupan awal bulan. Namun selang 4 bulan usaha tersebut saya rasakan berjalan cukup baik dan pesanan pun Alhamdulillah cukup lumayan,” bebernya.
Usaha yang digelutinya sekarang, kata Jhodi, Ia merekrut Karyawan dari kalangan masyarakat sekitar tempat tinggalnya.
“Karyawan tiga orang masih pada sodara dan kebetulan tetangga juga, satu pembuat kerangka, satu penjahit dan satunya delivery,” terangnya.
Kini sebagai seseorang yang berkecimpung di industri ekonomi kreatif, Jhodi mengatakan untuk bertahan di era pandemi adalah jangan menyerah untuk produktif.
“Jangan pernah menyerah untuk produktif dengan memanfaatkan bakat dan kesempatan. Jangan hanya mau, tapi kita juga ambil sikap ketika ada kesempatan dan kunci utama itu gak mudah menyerah yang saya tahu.”
“Kalau hanya diam saja menunggu situasi ini berakhir itu akan memperburuk keadaan, karena kita tidak tahu kapan pandemi akan berkesudahan,” pungkasnya. (iwan ridwan)





