Diduga Karena Alergi Obat, Pasien Puskesmas Antar Brak Kecamatan Limau Alami Bengkak

408

dutapublik.com, TANGGAMUS – Miris atas apa yang dialami warga Kuripan Kecamatan Limau, panas badan tak kunjung turun serta mimisan tak kunjung berhenti itu lah yang dialami oleh salah satu pasien Puskesmas Antar Brak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus Lampung.

Saat orang tua membawa anaknya untuk berobat di Puskes Antar Brak pada hari Jumat lalu namun dokter jaga di puskes tersebut tidak ada pihak puskes menyarankan pasien untuk pulang dan kembali lagi pada hari senin namun setelah diperiksa oleh dokter, sang anak bukannya sembuh malah pasien mengalami alergi obat.

Menurut orang tua pasien, sebelum diperiksa dokter sudah mengatakan bahwa anaknya alergi obat.

“Saya sudah bilang kalau anak kami ini ada alergi obat tapi kami tidak tau jenis obatnya. Kalau dokter nanya sih gak, tapi saya bilang kalau anak ini ada alergi obat tapi saya gak tau jenis obatnya. Anak ini pernah sakit gigi salah minum obat jadi pada waktu itulah kita tau kalau anak ini alergi obat,” beber orang tua pasien pada Senin (20/2).

“Memang gak sakit tapi gatel, selain itu juga dia ngerasa risih kan keliatan mata sama mulutnya sampai bengkak sebenarnya sudah beberapa hari ini badan anak ini panas. Hari jumat kemaren kita bawa kesini tapi dokternya gak ada kami disuruh pulang disarankan untuk kembali lagi pada hari senin, mana panasnya gak turun – turun dan juga mimisan terus gak berenti – berenti, makanya hari ini kita datang lagi kepuskes,” lanjutnya.

Setelah diperiksa dokter, dokter juga menyarakan sih kalau anak kami harus dirawat tapi setelah dimasukkan obat oleh perawat lewat selang inpus kok malah bengkak semua bibir sama matanya sakit sih nggak tapi risih aja mana kerasa berat dan gatel selain merasa gatal riseh anak ini juga sempat sesak napas saat dipasang oksigen oleh perawat,” ungkapnya.

Saat awak media dutapublik menghubungi KUPT Puskesmas Antar Barak Popi via pesan singkat WatsApp ia mengatakan pasien asien atas nama x ,umur 8 thn, yang kemaren mengalami alergi obat, sudah ditangani sesuai prosedur dan kondisi sudah membaik.

Menurut Popi selaku KUPT alergi obat memang bisa terjadi pada siapa pun,karena setiapa orang memang beresiko mengalami alergi terhadap zat-zat tertentu, bukan hanya alergi terhadap obat saja, ada juga yang alergi terhadap debu, udara dingin, sabun dan lain lain karena alergi adalah reaksi antigen dan antibodi dan kepada pasien sudah ditangani dengan pemberian obat anti alergi dan kondisi pasien sudah membaik imbuh Popi pada Selasa (21/2/2023).

Saat disinggung terkait keluarga yelahemberi tau kepada dokter karena anak nya ada riwayat alergi obat, Popi berkilah kalau sebelumnya keluarga oasien tidak pernah memberi tau terhadap obat tertentu, tapi pasien setelah dikasih obat dan ada reaksi keluarga baru mengatakan kalau pasien pernah mengalami riwayat alergi dengan gejala yang sama

” Iya pasien sudah kami tangani sesuai persedur dan kondisi pasien sudah mulai membaik dan keluarga juga gak pernah bilang kalau pasien ada riwayat alergi obat,” punkasnya. (Sarip).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *