Warga Cianjur Digegerkan Dengan Adanya Kasus Wanita Bersuami Dua

452

dutapublik.com, CIANJUR – Warga masyarakat Cianjur dihebohkan dengan adanya kabar perempuan bersuami dua. Kabar tersebut bermula dengan viralnya sebuah video berdurasi pendek di media sosial (Medsos) seorang wanita tengah diusir oleh warga hingga pakaiannya dibakar.

Diketahui perempuan tersebut bernama NN (29) warga Kampung Sodong RT 1/ RW 1, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Diduga wanita yang berinisial NN memiliki dua suami, suami pertama berinisial TS (49) dan suami keduanya berinisial UJ (32) warga Babakan Caringin kecamatan karang tengah kabupaten Cianjur.

Pernikahan yang kedua berjalan sudah lima (5) bulan, secara siri, sedangkan suami pertama TS menikah secara resmi dan telah dikaruniai 2 orang anak,satu laki laki dan satu perempuan.

Pernikahan kedua terbongkar oleh adik korban (TS), saat Ia mendapat informasi dari salah seorang warga Desa Babakan Caringin. Adik kandung korban langsung kroscek ke lokasi suami kedua, tanpa disangka wanita yang berinisial NN ada di dalam rumah suami kedua.

BG adik korban pada saat ditemui di kediamannya kepada awak media mengatakan bahwa ia curiga atas perilaku isteri kakaknya tersebut yang selalu keluar rumah pada siang hari, ketika suaminya sedang bekerja di sawah.

“Istri kaka saya selalu mencurigakan, karena teteh sering keluar rumah pada siang hari, dikala suaminya (kakak saya) ke sawah, pada saat teteh keluar dan saya sudah mendapatkan laporan dari teman, warga Desa Babakan Caringin langsung saya pantau, ternyata benar,” ucapnya pada Senin (16/5).

Masih kata BG pada saat itu pula ia langsung mendatangi dan bertanya pada laki-laki yang bersamanya di dalam rumah. Laki-laki yang bersama kakak iparnya tersebut mengakui bahwasannya ia telah menikahi Kakak Iparnya secara agama.

“Saya sudah menikah secara agama, dan yang menikahkan saya pak ustad, walinya Adik sepupu NN,” ungkapnya menirukan suami kedua NN.

BG melanjutkan tidak berselang lama NN pulang dan terjadilah keributan warga yang secara lantang mengusirnya.

“Pada saat itu langsung Kakak saya menjatuhkan talak 3 pada NN, disaksikan RT setempat,” tambahnya.

MR ketua RT setempat membenarkan adanya kejadian tersebut yang awalnya ramai warga mengusir NN hingga membakar pakaiannya.

“Saya juga awal kejadian tidak mengetahui persis dan jelasnya sudah ramai warga membakar pakaian di depan halaman rumah,” jelasnya 

Terpisah, staf Desa Tanjungsari, Rodiana mengatakan, sebetulnya awal kejadian sudah ditangani langsung pihak kepolisian Polsek Karangtengah. Lokasi penggerebekan tersebut di Desa Babakan caringin, Karangtengah, Cianjur.

“Nah, kebetulan rumah keluarganya (orang tuanya) di sini sehingga jadi amukan warga,” katanya. (RS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *