Dipermalukan Oknum Aparat Desa Dayeuhluhur Di Depan Umum, Nyonya Idah Wirjaya Bakal Buat Laporan Polisi

1430

dutapublik.com, KARAWANG – Pembagian bantuan sosial berupa beras 10 kg beberapa waktu lalu untuk warga peserta PKH (Program Keluarga Harapan) dan penerima BST (Bantuan Sosial Tunai) Kemensos disambut gembira oleh para penerima manfaat.

Namun pembagian beras bansos di Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu muncul sedikit insiden yang merugikan nama baik dan harga diri salah satu penerima manfaat.

Sebut saja Nyonya Idah Wirjaya, penerima beras bansos yang mengaku telah dipermalukan oleh salah satu aparat desa bernama Ujang Romli alias Bote. Idah dalam keterangannya mengaku sudah divonis sebagai orang yang membuat masalah dengan aparat desa dalam kasus pungli program BPNT.

“Saat saya dipanggil dalam antrian untuk memgambil beras, tiba-tiba juru tulis Bote mengatakan kalau saya adalah orang yang buat masalah dalam kasus pungli BPNT. Ucapan Bote ini membuat saya malu karena dilakukan di depan orang banyak,” ucap Idah, Selasa (3/8).

“Saya kesal gak ridho, saya gak enak sudah dipermalukan Bote di depan umum,” sambungnya.

Kata Idah, ucapan Bote di depan umum yang menuduhnya sebagai biang masalah adalah tidak benar. Seharusnya kata Idah yang membuat masalah adalah aparat desa Dayeuhluhur karena sudah berani melakukan pungli dalam program BPNT. “Mereka yang bikin masalah kasus pungli kok saya yang disebut buat masalah,” ucapnya.

Sementara itu suami Idah, Wirjaya alias Empe mengaku tidak terima dengan perlakukan Bote terhadap istrinya di depan umum. Ia menegaskan akan membuat laporan polisi atas kasus ini.

“Saya sebagai suami Idah jelas tidak terima dengan perlakuan Bote. Ini jelas mempermalukan harga diri istri saya dan saya sendiri. Untuk itu saya pastikan bakal melaporkan Bote ke polisi,” ucap Empe.

Sementara itu hingga berita ini dipublikasikan, Bote alias Ujang Romli belum berhasil ditemui untuk dimintai tanggapannya. (radi) 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *