dutapublik.com, KOTA CIREBON – Aksi Premanisme dan Pungli, hampir terjadi di semua kota, daerah dan wilayah yang ada di Indonesia ini. Demikian juga di Kota Cirebon, ada beberapa lokasi yang dijadikan praktek Pungli dan Premanisme. Misalnya Terminal Bus yang ada di Harjamukti.
Berkaitan dengan keluhan Masyarakat, hari ini serempak Personel jajaran Polres Cirebon Kota dan Polsek-Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Penyelidikan dan Operasi terhadap tempat-tempat yang berpotensi terjadinya tindakan Premanisme/Pemalakan, guna mencipatakan situasi yang Aman, Tertib dan Kondusif. Dengan penanggung jawab Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar AKBP Imron Ermawan, S.H., S.I.K., M.H., pada Selasa (15/6).
Dalam keterangannya, Imron melalui Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Indarto, S.Sos., membenarkan jika jajarannya melakukan operasi Premanisme di wilayah hukumnya.
“Benar, saat ini sedang dilaksanakan Operasi Preman, dengan sasaran para Preman yang selama ini mengganggu dan meresahkan masyarakat, diantaranya Kawasan Pelabuhan, Terminal Harjamukti, Alun-Alun, Objek Wisata dan Tempat lainnya yang disinyalir terdapat adanya pungli dan pemerasan,” katanya.
Indarto menjelaskan, bahwa Masyarakat juga sangat membantu dalam memberikan informasi terkait adanya tindakan Pungli.
“Seperti misalnya, saat ini berdasarkan informasi dari masyarakat melalui medsos Facebook, memberikan informasi adanya Pungli yang terjadi di Terminal dan juga adanya para Calo Angkutan, segera ditindaklanjuti oleh Polsek Seltim dipimpin langsung oleh Kapolsek Seltim Kompol Drs. Didi Suwardi,” jelasnya.
Operasi Premanisme tersebut, lanjut Indarto, akan dilaksanakan selama 24 jam siang dan malam.
“Segala upaya dan tindakan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian dalam menyikapi maraknya aksi Premanisme sudah cukup banyak dan kegiatan operasi Preman ini merupakan kegiatan yang rutin yang setiap hari baik siang maupun malam dilaksanakan. Misal dalam bentuk patroli dialogis dan patroli KRYD,” tegasnya.
Dikatakan Indarto, jajaran Polsek Seltim saat ini sudah mengamankan 6 tersangka Premanisme dan Pungli.
“Untuk hasil dari Polsek Seltim, diamankan sebanyak kurang lebih 6 orang, yang ditengarai sebagai Calo Angkutan. Selanjutnya ke 6 orang tersebut, yaitu AS (62), F (42), J (30), RS (32), SH (33) dan MM (59).”
“Semuanya dibawa ke Mako untuk didata dan dilakukan BAP. Jika ditemukan unsur tindak pidananya dan jika ada korban akan diproses lebih lanjut. Namun jika saat ini belum di temukan, akan dibuat pernyataan dan tidak mengulangi kembali perbuatannya. Selanjutnya oleh Polri dilakukan pembinaan dan dipulangkan kembali,” bebernya.
Secara umum, lanjut Indarto, situasi Kamtibmas wilayah hukum Polres Cirebon Kota dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ada kejadian yang menonjol.
“Diimbau kepada seluruh Masyarakat tetap menerapakan Protokol Kesehatan 5M, yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Mengurangi kerumunan dan Mengurangi mobilisasi,” pungkasnya. (udadi)





