dutapublik.com, BEKASI – Dangdut, siapa yang tak mengenal aliran musik lokal khas Indonesia ini, dilansir dari Wikipedia dangdut sendiri lahir di era 60 an. Isi musiknya merupakan gabungan dari musik lokal, India, Malaysia maupun Musik Barat.

Crew ASJ Cinema Saat Manggung
Bagi banyak para pelaku seni, musik yang diminati semua kalangan masyarakat ini telah menjadi passion tersendiri bagi mereka. Selain kepuasan dalam menyalurkan jiwa seni dalam menghibur, mereka juga mengakui bahwa dangdut cukup membantu keuangan dapur mereka.
Seperti yang diungkapkan Bang Joker, pria yang diketahui sebagai pengurus dan pengelola ASJ Cinema (Grup musik Dangdut-Red) kepada dutapublik.com ketika manggung disebuah hajatan, tepatnya di Kp. Rawagebang, Cikarang Timur, pada minggu (15/5).

Crew ASJ Cinema Saat Mengisi Acara Hiburan
“Alhamdulillah bang, seni bermusik kami bisa tersalurkan setelah sekian lama terhalang Covid-19 dan tentunya kami para kru dan artis yang ada di bendera dangdut ASJ Cinema dapat menikmati hasilnya, khususnya dari hasil saweran,” ujar Bang Joker.
Dalam penuturannya Joker juga mengakui pasang surutnya dunia hiburan selama kurang lebih 10 tahun dalam mengelola ASJ Cinema.
“Ya awalnya lelah, banyak sedih, kecewa, saat pertama mengenalkan bendera dangdut kita ke masyarakat. Ditambah di Bekasi sendiri banyak kompetitor bendera-bendera lain dalam dunia musik dangdut,” jelasnya.
Bang Joker juga menerangkan bahwa saat ini, ASJ Cinema juga mulai bermain di sosial media. Untuk menggarap pasar Milenial, ASJ Cinema saat ini sudah memiliki akun YouTube yang menampilkan berbagai karya ASJ Cinema.
“Kami terus berkarya untuk hiburan masyarakat, salah satunya kami juga buka Channel YouTube yang kami beri nama ASJ Cinema. Bagi masyarakat silahkan buka channel kami, dan nikmati hiburan yang kami suguhkan,” ucapnya.
Sementara itu, Bapak Yadi atau yang akrab disapa Bonik selaku pengguna jasa ASJ Cinema mengaku puas. Saat ini ia sedang mengadakan hajatan di Kp. Rawagebang, Cikarang Timur, dan ASJ Cinema ditunjuk untuk mengisi hiburan musik dangdut dengan para biduan yang menarik.
“Alhamdulilah hajatan saya tambah meriah dengan adanya ASJ Cinema yang mengisi hiburan musik dangdut. Kami sangat puas dengan ASJ Cinema,” jelas Bonik.

Suasana Hajatan Bapak Yadi Alias Bonik
Masih kata Bonik, ketika disinggung terkait biaya jasa yang dikeluarkan untuk ASJ Cinema, ia mengaku semuanya terjangkau dan tidak memberatkan kantong yang punya hajat.
“Sudah mah kami puas dengan ASJ Cinema, biaya juga terjangkau banget,” pungkas Bonik. (Iwan Ridwan)


