dutapublik.com. PEKANBARU – Menjelang peringatan HUT ke-76 TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2021, Lanud Roesmin Nurjadin gelar vaksinasi terhadap ribuan warga Riau, bertempat di GOR Andalan Lanud Roesmin Nurjadin, pada Selasa (21/9).
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam sambutannya mengatakan, ancaman Pandemi COVID-19 ini belum tahu kapan akan berakhir, hal ini senada dengan apa yang telah disampaikan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, seluruh komponen masyarakat harus belajar hidup berdampingan dengan COVID-19, sebab kondisi saat ini diibaratkan api yang membakar namun tetap memberi penerangan.
“Pandemi COVID-19 di Provinsi Riau sudah mengalami angka penurunan, hal ini tidak lepas dari kedisiplinan dalam mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah diterapkan Pemerintah saat ini,” kata Andi Kustoro.
Andi Kustoro menjelaskan, terwujudnya keberhasilan dalam penanganan COVID-19 tidak lepas dari serbuan Vaksinasi Massal selama ini, selain menjalankan Prokes, vaksin juga terbukti dapat meningkatkan herd immunity dan sangat berperan mencegah dan mengurangi angka COVID-19 di tengah masyarakat.
“Mengenai vaksin masyarakat tidak termakan isu hoaks karena vaksin yang didistribusikan kepada masyarakat sudah teruji sebelum digunakan,” imbaunya.
Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si,, dalam sambutanya mengatakan, apresiasi dan terima kasih kepada Komandan Lanud Rns, para relawan COVID-19 dan instansi terkait yang telah menggelar vaksinasi massal, hal ini dapat membantu masyarakat Riau meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyebaran COVID-19 itu sendiri.
“Oleh karena itu saya meminta agar jumlah bed untuk pasien COVID-19 tidak dikurangi, karena belum bisa dipastikan apakah akan terjadi peningkatan lagi ini beberapa waktu ke depan,” ujarnya.
Syamsuar menjelaskan, bahwa saat ini memang terjadi penurunan kasus COVID-19, namun bukan berarti virusnya sudah hilang. Justru pada saat ini angka kematian kasus Covid-19 meningkat. Agustus lalu jumlah angka kematian ada diangka 2,7 persen, setelah Agustus jadi 3,1 persen, kemudian kemarin naik lagi menjadi 3,2 persen.
“Pihak Dinas Kesehatan dan jajaran harus memastikan bahwa jumlah tetap dipertahankan tanpa ada yang dikurangi untuk sementara waktu,” ungkap orang nomor satu di Provinsi Riau.
Ia menambahkan, berdasarkan perkiraan pakar etimologi, akan ada peningkatan kasus pada November 2021.
“Maka dari itu kita harus tetap siap siaga. Namun kita berharap agar hal itu tidak terjadi dan penurunan dapat terus terjadi. Walaupun pandemi di Riau sudah menurun, kami berharap TNI Polri tidak menurun dalam mengawasi masyarakat agar mencegah penaikan angka Pandemi Covid,” harapnya.
dikatakannya, prioritas Vaksin utamakan untuk kalangan anak-anak, karena akan melaksanakan sekolah tatap muka.
Sementara itu, Penasehat Relawan Peduli COVID-19 Riau Toni Lim mengatakan, pihaknya selalu siap untuk bersinergi dalam penanggulangan COVID-19 di Provinsi Riau.
“Kita selalu siap, Personel semua disiapkan untuk membantu. Ini merupakan kegiatan besar kita, mulai dari awal juga sudah bersinergi dengan pihak TNI. Kegiatan kali ini kita siapkan 25 vaksinator,” ujarnya.
Turut dihadiri Danrem 031/WB Brigjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han., Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, M.Si., Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan, Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.S., dan para undangan lainnya.
Sedangkan dari Lanud Rsn hadir Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 12/D.I. Lanud Rsn Ny. Iswari Andi Kustoro, Danwing 6 Lanud Rsn Kolonel Pnb Jajang Setiawan S.M., M.Han., PSCJ., Kadislog Lanud Rsn Kolonel Tek Dwi Wihananto, S.E., Kadispers Lanud Rsn Kolonel Adm Fauzan Zuhdi dan pejabat lainya.
Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan penyerahan surat taat pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau oleh Farid Bachtiar kepada Danlanud Rsn sebagai tokoh relawan pajak.
Kemudian Gubernur Riau beserta rombongan melakukan peninjauan Vaksinasi Massal, dan melaksanakan vicon bersama Panglima TNI dan Kapolri yang ditaja oleh AKABRI 98. Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. (Erick)






