Jembatan Penghubung Kampung Lilinggir Desa Cipayung Tak Kunjung Diperbaiki Pemkab Bekasi

635

dutapublik.com, BEKASI – Jembatan penghubung ke arah Kampung Lilinggir Desa Cipayung Cikarang Timur Kabupaten Bekasi kondisi saat ini sebagian pondasinya sudah ambruk dan belum juga ada tanda-tanda dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memperbaikinya.

Pemdes Cipayung yang dimotori Kades H. Ajan melakukan upaya darurat dengan memperbaiki sebagian jembatan tersebut agar bisa dilalui oleh warga, baik yang berjalan kaki ataupun oleh warga yang memakai sepeda motor. Adapun untuk warga yang memakai kendaraan roda 4 atau lebih belum bisa melewatinya dikarenakan kondisi jembatan yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Ambruknya sebagian pondasi jembatan di Kampung Lilinggir tersebut dikarenakan adanya tanah di dasar jembatan yang terbawa arus air sehingga pondasi jembatan tersebut tidak ada tempat pijakan.

Menurut H. Candik Kepala Dusun 3 Desa Cipayung, terkait masalah jembatan yang pondasinya ambruk, ia sebagai Kadus 3 telah melakukan perbaikan kecil dengan mengurug pinggiran jembatan dengan batu kapur dan tanah agar masyarakat bisa menyeberang.

“Awalnya sama sekali jembatan itu tidak bisa dilalui oleh kendaraan ataupun warga yang berjalan kaki,” ujar H. Candik.

Adapun untuk masalah perbaikan jembatan seutuhnya dari Pemdes Cipayung sudah mengajukan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi baik ke DPRD dan Bidang Pengairan. Namun sampai sekarang belum ada perbaikan atau pembangunan jembatan baru tersebut.

“Harapan saya sih sebagai Kadus 3 dan sebagai Pemdes Cipayung agar secepatnya jabatan ini diperbaiki, karena itu jalur utama ke Kampung Lilinggir, ada sih jalan alternatif tapi mesti muter jauh,” jelasnya.

Warga Kampung Gandaria Desa Cipayung, mengaku ngeri saat melewati jembatan tersebut, namun karena tidak ada pilihan ia terpaksa melewati jembatan tersebut.

“Ngeri banget sebenarnya saya lewat jembatan ini takut ambruk apalagi pondasi tengah jembatan sudah tidak ada lagi. Tapi mau gimana lagi orang yang deket ke Kampung Lilinggir ya jembatan ini, takut juga terpaksa saya nyebrang,” pungkas Wawan saat dihubungi media ketika hendak melintas jembatan tersebut. (Adi sukriyadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *