Kantor Yayasan Indonesia Satu Karangpawitan Garut Dibobol Maling

307

dutapublik.com, GARUT – Kantor Yayasan Indonesia Satu yang beralamat di Kampung Sindang Wargi, Desa Karangpawitan, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut dibobol maling di waktu dini hari sekitar pukul 01:00 WIB, Selasa, (19/12/2023).

Tatang Abdurrahman, S.Pd.I., sebagai ketua Yayasan Indonesia Satu Garut dengan kejadian ini mengungkapkan kronologi kejadian dan barang- barang yang dibawa oleh pencuri.

“Dengan adanya kejadian pencurian ini kita harus lebih berhati-hati dan lebih memperhitungkan keamanan dalam menyimpan barang-barang, pastikan disimpan di tempat khusus yang lebih aman, kegiatan pengamanan lingkungan (kegiatan ronda malam) agar dijalankan kembali khususnya di lingkungan Yayasan umumnya di lingkungan masyarakat,” ujar Tatang.

“Diperkirakan maling masuk sekitar pukul 01:00 ketika seorang Musrif Santri yakni Muhammad Ihsan Abduh tertidur lelap di salah satu ruangan di kantor,” ungkapnya.

Maling masuk melalui pintu kantor yang kebetulan waktu itu pintunya dalam keadaan tidak terkunci, dan diketahui barang yang diambil pencuri diantaranya HP Redmi Note 11 Rp. 2.500.000, Speaker Sound Crest Rp. 2.200.000, Mic Toa Rp. 350.000
kalau ditotalkan kerugian sekitar Rp. 5.050.000.

“Saya mengecam pelaku kejahatan diatas dan berdo’a semoga Allah SWT memberikan hidayah sehingga pelaku kembali ke jalan yang benar,” ucapnya.

Dedi Rustandi sebagai pembina pemuda sangat menyayangkan dengan kejadian pencurian di Pesantren Ulul Albab Alqurani, Yayasan Indonesia Satu.

“Masih ada pencuri yang berani mengambil barang-barang pesantren dan kami mengecam terhadap maling tersebut, semoga maling nya diberikan hidayah dan cepat sadar untuk mengembalikan barang tersebut, soalnya itu barang-barang untuk belajar anak-anak santri yang tidak mampu anak yatim piatu,” ucapnya. (MD)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *