Kapolda Lampung Sambangi Kediaman Nenek Renta Di Desa Adi Mulyo Mesuji

404

dutapublik.com, MESUJI – Sulistiani, selaku Kepala Desa Adi Mulyo Kecamatan Panca Jaya Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji, pada Senin (4/4), merasas terharu ketika mendapatkan perhatian Kapolda Lampung Irjen. Pol. Hendro Sugiatno, saat menerima bantuan berupa paket sembako dari jajaran Kepolisian Daerah Lampung. Saking terharunya, tangan sang Kepala Desa pun sampai bergetar.

Terlebih kepada salah seorang warga bernama Sutirah yang berusia lebih dari 80 tahun yang hidup sebatang kara di Desa itu. Hendro Sugiatno yang datang langsung ke rumah Orang tua tersebut pun merasa iba hingga menyuapkan kue dan memasangkan sepasang sendal ke kaki Sutirah.

Nenek yang hidup sebatang kara ini pun sempat tertegun, karena merasa diperhatikan serta diajak untuk berbicara langsung oleh Kapolda, layaknya kerabat dengan menggunakan bahasa Jawa yang fasih oleh Kapolda Lampung Irjen pol Hendro Sugiatno.

Mengingat selama ini Sutirah jarang sekali ditemui oleh orang lain, selain Perangkat Desa yang selalu mengecek kondisinya saat ini, terlebih di wilayah desa tersebut juga terdampak pada tekanan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

“Warga desa sini jarang sekali mendapat kunjungan langsung oleh pimpinan tinggi seperti Bapak kapolda,” ujar Sulistiani.

Tidak kurang dari 60 an Kepala Keluarga memang terdapat kesulitan ekonomi, dan rata-rata berpenghasilan rendah dengan menjadi Buruh Tani serta sebagian lagi hidup sebatang kara dan sakit seperti Sutirah dan Murtini ini.

Sehingga Perangkat Desa lah yang harus sering turun langsung kelapangan. dengan bantuan paket sembako di tengah pandemi ini menjadi bukti bahwa pihak lain juga turut membantu.

Pada kesempatan itu, Hendro Sugianto langsung menyalurkan sejumlah paket sembako bagi warga desa, di antaranya 91 Dus Mie Instan,74 Karung Beras berisi 5kg serta 68 liter Minyak Goreng.

Kepolisian Daerah Lampung sesuai dengan Intruksi Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo memahami bahwa pandemi COVID-19 sangat berdampak ekonomi dan sosial kepada masyarakat.

“Mungkin ada yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Banyak yang tiba-tiba masuk di data bantuan sosial serta sulit mencari pekerjaan karena banyaknya pemutusan hubungan kerja. Terlebih di desa terpencil yang aksesnya sulit perlu kita bantu,” tuturnya.

Hendro Sugianto juga menambahkan, Polri berusaha sekuat tenaga agar semua masyarakat di Indonesia yang terdampak bisa mendapatkan bantuan. Selain tugas pokok dan fungsinya menjaga Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

“Jelas betapa pentingnya jaringan sosial. Ini sudah ada di sini, mulai bantuan sosial tunai dan bantuan lainnya, yang sudah bisa dilaksanakan dengan baik dan kami selaku aparat selalu memonitoring bantuan-bantuan itu.”

Mudah-mudahan, apa yang diberikan setidaknya bisa membantu sedikit, bisa meringankan kehidupan masyarakat dan khususnya dalam hal bahan pokok. Terlebih dalam menyambut Ramadan dengan Penuh Syukur, dan menebar semua kebajikan yang di tekankan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar semua selalu menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada agar tetap sehat dan bisa menjalankan ibadah dengan tenang.

“ini penting, kami juga selalu mengingatkan untuk tetap selalu menjaga protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. Sesuai arahan Pimpinan baik untuk kita semua dalam momentum Ramadan tahun ini para anggota kepolisian dan masyarakat dapat meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta menjadi sarana dalam mempererat tali persaudaraan antar sesama,” pungkasnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *