Kapolri Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Perintahkan Cegah Penimbunan Sembako

92

dutapublik.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh Polda, bekerja sama dengan Perum Bulog. Program ini bertujuan menyediakan sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Peluncuran dipusatkan di Kompleks Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kamis (14/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit memantau langsung pelaksanaan GPM di berbagai daerah melalui dialog interaktif dengan sejumlah Kapolda, termasuk Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo.

“Untuk hari ini berapa titik yang dibagikan?” tanya Jenderal Sigit.

“Hari ini seluruh Polsek dan Polres di Semarang membagikan, Pak. Khusus di Semarang ada 17 titik dan kami menyalurkan 514 ton beras, semua di harga Rp 11.000,” jawab Irjen Ribut.

Jenderal Sigit mengapresiasi capaian tersebut. “Terima kasih, Pak Ribut. Saya apresiasi karena masyarakat mendapatkan beras sesuai harga dari Bulog. Tentunya ini sangat membantu,” ujarnya.

Selain Jawa Tengah, Kapolri juga memantau laporan GPM dari Polda Kalimantan Barat, Polda Maluku Utara, dan Polda Sulawesi Selatan. Ia menekankan pentingnya evaluasi rutin serta percepatan penyaluran di daerah.

“Saya titip, untuk satu minggu ke depan nanti kita evaluasi. Terus dijaga dan dipertahankan di titik-titik yang pasarnya, baik ritel maupun tradisional, masih ada harga di atas HET. Segera lakukan langkah-langkah,” tegasnya.

Kapolri juga memerintahkan Satgas untuk mengantisipasi potensi penimbunan. “Kemarin sudah saya instruksikan satgas melakukan pengecekan. Apabila ada potensi penimbunan, segera minta disalurkan. Jika tetap membandel, proses secara tegas,” ujarnya.

Ia berharap GPM berjalan lancar di semua titik. “Segera ambil langkah jika pengecekan masih menemukan harga di atas HET. Cek semua gudang, dan jika ada potensi penimbunan, kita akan telusuri distribusinya,” tambah Sigit.

Usai memberikan arahan, Jenderal Sigit bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo, dan Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meninjau antrean pangan murah di lokasi sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. (N.H)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *