dutapublik.com, SEMARANG – Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro memimpin Rapat Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Tingkat III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama (RST BWT) dalam rangka Evaluasi Bulan Juli Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rapat RST Bhakti Wira Tamtama, Semarang, Rabu (22/7/2026).
Rapat Dewan Pengawas tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Indikator Kinerja Utama atau Key Performance Indicator (KPI) melalui aplikasi BIOS (BLU Integrated Online System) sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola rumah sakit yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Melalui evaluasi berkala ini, Dewan Pengawas meninjau berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan keuangan, mutu pelayanan kesehatan, hingga kepatuhan terhadap sistem pelaporan digital Badan Layanan Umum (BLU) sesuai ketentuan Kementerian Keuangan.
Selain membahas capaian KPI BIOS, rapat juga mengevaluasi pelaksanaan operasional rumah sakit agar pelayanan kesehatan kepada prajurit TNI, PNS, keluarga besar TNI, maupun masyarakat umum dapat terus berjalan secara optimal, efektif, dan berkualitas.
Kasdam IV/Diponegoro menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola rumah sakit sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang prima, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Usai memimpin rapat, Kasdam IV/Diponegoro bersama rombongan melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di lingkungan RST Bhakti Wira Tamtama.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, ruang perawatan, fasilitas medis, serta pelayanan penunjang lainnya dalam mendukung operasional rumah sakit. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh guna memastikan seluruh fasilitas kesehatan berada dalam kondisi siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya evaluasi rutin dan pengawasan yang berkelanjutan, RST Bhakti Wira Tamtama diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjadi rumah sakit TNI yang profesional, modern, dan terpercaya. (Yasin Al Amin)





