dutapublik.com, JAKARTA – 17 Agustus 2023, menandakan 78 tahun Indonesia merdeka dari penjajah asing. Namun, tidak dapat dipungkiri kini Indonesia masih dijajah oleh mafia hukum. Sehingga, keadilan dan penegakkan hukum di Indonesia masih dalam kondisi yang belum merdeka.
Hal ini disoroti oleh Kate Victoria Lim, anak pengacara Alvin Lim dalam videonya di Youtube Quotient TV https://youtu.be/bxY8uTc568c.
Kate Victoria Lim, berbicara keras bagaimana, Ferdy Sambo, yang terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama membunuh Brigadir Joshua, malah terlepas dari hukuman mati, dan istrinya didiskon hukuman dari 20 tahun menjadi 10 tahun penjara.
Sedangkan, ayahnya Kate Lim, yang sedang membela masyarakat korban investasi bodong, justru dipenjara dengan tuduhan KTP palsu dengan pidana 4.5 tahun penjara. Padahal, kerugian katanya hanya 6 juta rupiah. Di mana letak keadilan?.
Kate Victoria Lim, menyebutkan, bahwa keadilan telah mati di Indonesia. Bahwa institusi aparat penegakkan hukum telah menjadi sarang mafia.
“Desmond Mahesa, mantan anggota DPR, menyebutkan bahwa Mahkamah Agung adalah sarang mafia. Justru tempat yang seharusnya adalah tempat mencari keadilan dan rumah Wakil Tuhan Yang Agung, malah menjadi rumah Setan dan Iblis yang memangsa masyarakat,” ujarnya, dalam press release pada Minggu (20/8).
Kate Victoria Lim, dalam videonya menyampaikan, bagaimana hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah dan menjadi alat transaksi jual beli bagi yang punya uang.
“Kepolisian, kejaksaan, dan Pengadilan, tidak lagi mampu memberikan keadilan. Melainkan keadilan dijualbelikan bagi yang punya uang,” tuturnya.
Video lengkapnya dapat ditonton di Youtube Quotient TV. (red)






