dutapublik.com, BANJARNEGARA – Setelah sebelumnya Polres Banjarnegara menerjukan seluruh anggota kelapangan untuk menyisir dan mendata warga masyarakat yang belum maupun sudah tervaksin COVID-19 dosis 1, 2 dan tiga, pada Kamis (24/3), Polres Banjarnegara mulai melakulan vaksinasi dengan program Keroyok Vaksin.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, S.I.K., M.H. mengatakan, program Keroyok Vaksin yaitu sistem vaksinasiasi dengan menggerakan seluruh anggota Polres Banjarnegara untuk memobilisasi masyarakat yang belum vaksin, baik dosis 1, 2dan 3 untuk datang dan beramai-ramai datang ke tempat vaksinasi.
“Mobilisasi ini dilakukan dengan menggunakan mobil dinas maupun pribadi untuk menjemput warga akan mengikuti vaksinasi,” katanya di Kantor Kelurahan Semarang Kecamatan Banjarnegara.
Hari pertama program Keroyok Vaksinasi ini, kata Hendri, dilakukan di Wilayah Kecamatan Banjarnegara yang terdiri dari 13 Desa dan Kelurahan, dasar melalukan mobilisasi ini berdasarkan data yang sudah didapat sebelumnya.
“Tiap-tiap Desa diplotingkan rata-rata 10 personel untuk memobilisasi warga ke titik vaksinasi yaitu di Kantor Kelurahan Semarang dan Balai Desa Cendana,” ungkpanya.
Ia menuturkan, jika hari ini jumlah yang dimobilisasi cukup banyak sampai stok vaksin di titik Keluarahan Banjarnegara kekurangan stok, sehingga harus mengambil lagi ke gudang Faramasi Dinkes Kabupaten Banjarnegara.
“Adanya terobosan ini cukup menambah pergerakan masyarakat yang akan divaksin, di Puskesmas setiap hari biasanya yang melakulan vaksiansi hanya 70 sampai 100, namun dengan adanya Keroyok Vaksin ini bisa lebih banyak,” ujarnya.
Adapun petugas vaksinasi di lapangan, lanjut Hendri, Nakes dari Puskesmas setempat, sedangkan input data dibantu anggota Polres Banjarnegara.
Menurutnya, program ini akan dilanjutkan ke Kecataman lain di Wilayah Kabupaten Banjarnegara.
“Bagi masyarakat yang belum vaksin segara lakukan vaksinasi sehingga akan membentuk herd immunity,” pungkasnya. (JL)





