Keluarga Yuli PMI Asal Bandung, Tak Main-main Akan Laporkan Sponsor Jika Tak Tanggung Jawab Memulangkan

387

dutapublik.com, BANDUNG – Yuli Astini (28) Pekerja Migran Indonesia yang jadi korban oknum pemeroses diberangkatkan secara ilegal non prosedural untuk kerja ke negara kawasan timur tengah tepatnya di negara Irak kini nasibnya tak menentu pasalnya di negara Tempatan tersebut dirinya tidak bekerja sebagaimana yang dijanjikan sang pemeroses.

Ibunda Perempuan kelahiran Bandung 10/2/1995 Warga Sukalilah Desa Padaulun Kecamatan Majalaya kabupaten Bandung Jawa barat, meminta kepada pemerintah untuk bisa membantu memulangkan ke tanah air Indonesia. Kecuali itu, keluarga juga meminta tanggung jawab dari sponsor maupun PT atas apa yang terjadi pada Yuli.

“Saya ibunya Yuli minta tolong kepada pemerintah untuk dapat membantu kepulangannya agar bisa berkumpul lagi bersama keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  Kasus TPPO, Sponsor Amay Azril Dan Ziyad PT Avida Terancam Dilaporkan Suami PMI Ilegal Ke Polres Purwakarta

“Saya mohon kepada pemerintah pak Jokowi untuk bisa memulangkan, agar bisa berkumpul dengan keluarga,” lanjutnya.

“kepada sponsor, saya minta pertanggungjawaban pulangkan anak kami ke sini supaya bisa kumpul sama keluarganya, kenapa bisa ada di irak,” ungkapnya.

Di tempat sama Kaka Yuli, Nanang mengatakan hal senada bahwa ia meminta tanggung jawab pihak sponsor yang telah memeroses adiknya tersebut ke negara Irak.

“Saya Nanang saudaranya Yuliy sekarang ada di irak, saya minta bantuan dari pemerintah setempat Desa, Camat, Bupati, Gubernur samapai pak Jokowi untuk membantu memulangkan adik saya Yuli ke Indonesia,” ungkap Nanang.

“Kedua Kepada sponsor, saya minta tanggung jawaban saya menuntut atas terjadinya hal ini adik saya ada di irak.
Saya akan menempuh jalur hukum ke pengadilan dikarenakan pertama tidak ada koordinasi dengan pemerintah setempat, kedua PT mana yang menerbangkan saya minta pertanggungjawabannya,” tutupnya.

Baca Juga:  Waspada TPPO, Masyarakat Dihimbau Tidak Ambil Keputusan Kerja Di Luar Negeri Secara Non Prosedural Dengan Rayuan Gaji Besar

Ketua RT setempat Ayi Wahyu, saat dikonfirmasi apakah pihaknya mengetahui  mengenai keberadaan warganya yang diberangkatkan sponsor ke negara Irak mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu karena tidak pernah ada laporan atupun Koordinasi dari sponsor. Ia pun berharap kepada pemerintah yang di atas bisa memulangkan warganya tersebut.

“Mohon kepada pemerintah yang di atas supaya Yuli cepat dipulangkan, karena kasihan anak yang ditinggal masih pada kecil semua,” harap Ayi. (RS).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *