Ketua BMI Kabupaten Bekasi Apresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan Covid-19

412

dutapublik.com, BEKASI – Masa pandemi Covid-19 di Indonesia semakin meningkat, hal ini terpantau dengan tingginya lonjakan kasus terpapar Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia.

Kabupaten Bekasi salah satu wilayah terpadat penduduknya yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota DKI Jakarta dan merupakan daerah Industri dengan berdirinya ribuan Pabrik dan jutaan Karyawannya.

Hal ini rentan dengan penularan Covid-19, jika tidak menerapkan protokol kesehatan 5M dan antisipasi-antisipasi lainnya yang mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19.

Kabupaten Bekasi yang terdiri dari 23 Kecamatan menjadi zona merah dan lonjakan kasus Covid-19 menjadi ekstra keras para tenaga kesehatan untuk menangani para pasien khususnya yang terpapar Covid-19.

Terkait hal itu, Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bekasi Maulana Yusup Pribadi yang akrab disapa Beny, mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dalam penanganan dan penanggulangan pasien, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“Kita harus apresiasi dan memberikan support atas tugas mereka yang tidak kenal lelah dan beresiko tersebut, karena mereka adalah garda terdepan dalam membantu masyarakat,” ucapnya kepada awak media di ruang kerjanya, pada Kamis (1/7).

Dikatakan Beny, sebagai masyarakat harus ikut membantu, karena masa pendemi Covid-19 ini adalah tanggung jawab bersama.

“Perlu kesadaran dan kewaspadaan dari diri kita masing-masing. Tenaga kesehatan hanyalah penanganan dan penindakan. Yang terpenting kita yang harus menjaga diri kita dari penularan virus Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan 5M, menghindari kerumunan, Vaksinasi pada diri kita serta meningkatkan daya tahan tubuh atau Imun dengan asupan-asupan gizi yang dianjurkan,” papar Beny yang juga sebagai Tokoh Pemuda dari Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani tersebut. (SS/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *