Ketua FRN Riau Apresiasi Kapolda Riau Atas Keberhasilan Berantas Aktivitas Ilegal di Sungai Taluk Kuantan dan Inhu

120

dutapublik.com, PEKANBARU – Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri wilayah Riau yang akrab disapa Bang Laen memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau beserta jajaran atas langkah tegas dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak ekosistem Sungai Taluk Kuantan dan Inhu, Jumat (12/9/2025).

Bang Laen menilai penindakan aparat kepolisian membawa dampak positif yang nyata. Sungai yang sebelumnya tercemar kini terlihat lebih bersih dan jernih. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa penegakan hukum yang konsisten mampu mengembalikan fungsi ekologis dan kelestarian lingkungan.

“Apa yang dilakukan Kapolda Riau merupakan contoh kepemimpinan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat. Sungai yang sebelumnya tercemar akibat aktivitas ilegal kini mulai pulih. Ini patut kita dukung bersama,” ujar Bang Laen.

Ia menambahkan, kondisi sungai yang bersih benar-benar terlihat saat dirinya menghadiri kegiatan final Pacu Jalur di Taluk Kuantan pada Minggu (24/8/2025).

“Kami menyaksikan langsung Sungai Taluk Kuantan kini sangat bersih. Saat final Pacu Jalur, air terlihat jernih dan layak menjadi arena tradisi besar masyarakat Riau. Ini adalah hasil nyata dari kerja keras Kapolda Riau memberantas kegiatan ilegal di sungai,” tambahnya.

Bang Laen menegaskan, Sungai Taluk Kuantan adalah sumber kehidupan masyarakat sekitar, baik dari sisi ekologis, sosial, maupun ekonomi. Dengan diberantasnya aktivitas ilegal, masyarakat kini dapat kembali merasakan manfaat dari sungai yang sehat dan lestari.

Perkumpulan wartawan FRN Counter Polri wilayah Riau, lanjut Bang Laen, siap bersinergi dengan Polda Riau maupun pihak terkait dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keberhasilan Kapolda Riau ini bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Mari kita jaga bersama agar Sungai Taluk Kuantan tetap bersih dan menjadi kebanggaan Riau,” tegasnya.

Selain di Sungai Taluk Kuantan, tindakan tegas Polda Riau juga menyasar aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kabupaten Inhu. Menurut Bang Laen, ketegasan Kapolda Riau dalam memberantas PETI patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen kuat menjaga kelestarian lingkungan. (N.H)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *