Ketua IWO Karawang : Samakan Wartawan Dengan Hama, Si Momo Orang Dekat Wabup “Kudu Dibui”

782

dutapublik.com, KARAWANG – Penghinaan profesi yang dilakukan oleh akun facebook Momo Dhio Alief berbuntut panjang karena telah memancing kemarahan para jurnalis di Karawang. Para jurnalis di Karawang menekankan agar Momo Dhio Alief yang juga merupakan orang dekat Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, harus segera dipenjara akibat ulah tidak bermoralnya. 

Ketua IWO Karawang Ega Nugraha

Salah satu jurnalis yang mendesak agar Polres Karawang segera memenjarakan Momo adalah Ketua IWO (Ikatan Wartawan Online) Karawang, Ega Nugraha. Jurnalis media daring pojoksatu ini sangat berharap Momo segera dipenjara karena ulahnya sangat berdampak pada harga diri jurnalis dan keluarganya yang saat ini jatuh di mata masyarakat umum.

“Si Momo Kudu Dibui, jelas ini statemen saya selaku Ketua IWO Karawang. Dia sudah menyamakan kami para jurnalis dengan hama atau oteng-oteng,” ujar Ega kepada dutapublik.com, Senin (27/9).

“Akibat postingan Momo di facebook yang menyamakan jurnalis atau wartawan dengan hama sangat menyakiti hati kami sebagai jurnalis dan keluarga kami. Contohnya keluarga saya juga sempat down karena cibiran tetangga yang mengganggap kepala keluarganya bekerja layaknya oteng-oteng alias hama pengganggu,” ungkapnya. 

Masih kata Ega, ulah Momo ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan tidak bisa proses hukum ini dihentikan di tengah jalan. Ega menegaskan Momo sangat layak dibui sebagai bentuk hukuman dan efek jera. Selain itu menjadi warning bagi siapapun yang berniat merendahkan wartawan akan berpikir ulang. 

Terkahir Ega sangat percaya pada kinerja profesional Polres Karawang dalam memproses Momo. Ia meyakini Polres Karawang sependapat dengannya dan wartawan lain bahwa Momo sangat layak dibui karena sangat merusak harkat dan martabat wartawan di mata umum.  (uya) 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *