Ketua Kwarcab Pramuka Tomohon Pimpin Ziarah Ke Makam Pahlawan

627

dutapublik.com, TOMOHON – Dalam rangka Hari Pramuka ke 60 dan Bulan Bakti Gerakan Pramuka Nasional tahun 2021, jajaran Insan Pramuka Kota Tomohon menggelar ziarah di makam mantan Bupati Minahasa Almarhum Drs. Karel Lasut Senduk dan makam mantan Wali Kota Tomohon Drs. Boy Tangkawarouw di Kelurahan Kakaskasen Kota Tomohon, pada jumat (13/8).

Untuk diketahui, peringatan Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus 2021 dan tahun ini Gerakan Pramuka genap berusia 60 tahun mengangkat tema HUT Pramuka tahun ini adalah Berbakti Tanpa Henti.

Bertindak sebagai inspektur upacara dalam ziarah kali ini, Ketua Kwarcab (Kwartir Cabang) Pramuka Kota Tomohon Ny. drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng juga sebagai Ketua TP PKK Kota Tomohon, yang pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa sesuai dengan tema Pramuka saat ini Berbakti tanpa henti tentu menjadi ajakan bagi gerakan pramuka di Kota Tomohon di dalamnya elemen masyarakat untuk terus berbakti, berkarya dalam berbagai hal dalam bersama-sama membangun, memajukan Kota Tomohon di segala bidang sehingga berdampak baik untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Tomohon.

Keterangan Gambar 2 : Ketua Kwarcab Pramuka Kota Tomohon Ny. drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng Juga sebagai Ketua TP PKK Kota Tomohon Saat Melaksanakan Ziarah Peringati Hari Pramuka Ke 60 Tahun

Dijelaskanya pula melalui peringatan Hari Pramuka sekaligus Bulan Bakti Gerakan Pramuka Nasional, selain melakukan ziarah, rencananya pada Sabtu, 14 Agustus 2021, Pramuka Kota Tomohon akan menggelar kegiatan bagi-bagi masker di Pusat Kota Tomohon.

Dan hal ini sebagai bentuk kepedulian gerakan Pramuka Kota Tomohon di tengah pandemi Covid-19, dengan harapan akan menambah manfaat bagi masyarakat yang ada.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tomohon Drs. Ventje Karundeng, selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Gerakan Pramuka Kota Tomohon, bersama unsur Pramuka Kota Tomohon. Hadir pula Melkisedek Tangkawarouw sebagai unsur keluarga. (Effendy V. Iskandar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *