Konflik Bengkayang, Kapolda Kalbar Sudah Tegur Kapolres Dan Turunkan Propam

2573

dutapublik.com, JAKARTA – Sabtu (19/8/2023) pecah Konflik Sengketa Perusahaan dan Masyarakat, yang berbuntut Pengrusakan Kendaraan Polisi. Kejadian tersebut berlokasi di Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

Informasi Nama Perusahaan dan Titik Lokasi, dan berapa orang korban jiwa pihak Jurnalis Media Nasional Suara Merdeka, belum diterima datanya.

Ketika dikonfirmasi, Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (20/8/2023) Irjen Pol Pipit Rismanto, membenarkan kejadian tersebut, dan sekarang dalam kondisi aman.

Jenderal Pipit menerangkan juga, akibat konfik tersebut pihaknya telah menegur keras Kapolres Bengkayang tersebut.

Baca Juga:  PWNU Riau lakukan kegiatan Yasinan, Tahlil,Tahtim dan Doa peringati satu abad NU

“Kapolresnya sudah saya tegur karena kalian turun tanpa koordinasi saya,” tegasnya.

Diapun mengatakan soal adanya ditemukan minuman keras (Miras), pihak Propam Polda Kalbar masih mendalami.

“Belum pasti juga dari anggota saya, tapi tetap saya turunkan Propam Polda untuk mendalami,” tegas Kapolda Kalbar.

Terinformasi dirangkum jaringan media Grup FRN, bahwa kejadiannya berawal dari Perusahaan melaporkan masyarakat melakukan pencurian Kelapa Sawit, karena masyarakat keberatan mereka melakukan aksi.

Baca Juga:  Berikut Penjelasan Kapolda Kalbar Terkait Penanganan Unjuk Rasa Di PT. Duta Palma Grup Oleh Polres Bengkayang

Selain itu Tuntutan Masyarakat terkait, adanya sebagian lahan mereka diserobot Perusahaan Tersebut. 

Selain itu lanjut Kapolda, bahwa Kultur Budaya Masyarakat Kalbar, sangat berbeda daerah lain, sehingga perlu dipahami Kapolres, apalagi Kapolres tersebut baru 1 Bulan Menjabat.

“Hal itu saya wanti-wanti kepada anggota saya, harus mempelajari kultur budaya masing-masing,” tegasnya.

Dia juga berharap, Forkopimda harus dilibatkan dalam konflik tersebut. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *