KP Norman Hadinegoro: Kesrimpet Bebed Kesandung Gelung

986

dutapublik.com, BLORA – Seorang Independent Commisioner KP Norman Hadinegoro, pada Minggu (27/3), mengemukakan pendapatnya atau mengupas sebuah Pepatah Jawa, yakni Kesrimpet Bebed Kesandung Gelung.

Menurutnya, Pepatah Jawa ini secara harfiah berarti Terjerat Bebed (Kain Jarit) Kesandung Gelung. Secara luas pepatah ini ingin menggambarkan tentang terjeratnya seorang pria sukses oleh wanita.

Dikatakannya, Bebed dan Gelung dalam masyarakat Jawa adalah identik dengan wanita itu sendiri. Jadi, yang dikatakan sebagai Kesrimpet Bebed Kesandung Gelung adalah peristiwa terjeratnya seorang pria sukses (biasanya yang telah berkeluarga) kecantol oleh wanita wanita lain (bisa gadis, janda atau ibu rumah tangga).

Dalam peristiwa semacam itu, si pria bisa tidak berkutik sama sekali, karena telah terjerat dan tersandung asmara oleh wanita tersebut. Sehingga kehidupannya menjadi kacau dan serba tunduk pada wanita tersebut. Apa pun yang diminta wanita itu akan dituruti oleh pria yang terlanjur kesrimpet tersebut.

“Pepatah ini ingin mengajarkan agar kita semua tidak mudah terjerat oleh hal-hal yang nampaknya memang indah dan nikmat. Namun di balik itu, hal demikian justru mengancam ketenteraman keluarga, kehancuran karir, keselamatan dan kenyamanan hidup kita sendiri dan orang lain (keluarga, saudara, tetangga dan sebagainya). Semoga Eling dan Waspodo,” ujarnya. (Ysn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *