dutapublik.com, PEKANBARU – Ketua Umum DPP Santri Tani NU T. Rusli Ahmad, S.E., M.M., yang juga merupakan Ketua PWNU Riau kunjungi Kelompok Tani (Poktan) Belibis Makmur binaan Batalyon Arhanud 13/PBY, pada Sabtu (12/3).
Diketahui, lahan Poktan Belibis Makmur seluas 10 Ha yang berlokasi di Mako Batalyon Arhanud 13/PBY tersebut, beranggotakan 16 KK yang bergerak di bidang cocok tanam jenis sayur mayur seperti Bayam, Kangkung, Selada, Kemangi dan tanaman lain seperti Jahe Merah dan Bawang Daun.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Danyon Arhanud 13/PBY Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, M.Han., Wadanyon Kapten Arh Catur Sopan Permana, S.I.P., para Danrai dan Pasi Batalyon Arhanud 13/PBY.
Poktan Belibis Makmur binaan Arhanud 13/PBY ke depan berencana akan memperluas areal cocok tanam seluas 9 Ha untuk penanaman baru.
Riyanto Budi Nugroho menyambut baik kehadiran T. Rusli Ahmad.
“Dalam pertemuan ini, kita membahas terkait ketahanan pangan dan juga sekaligus kita bersama melakukan peninjauan kepada Kelompok Tani Belibis Makmur binaan kita Arhanud 13/PBY,” ujarnya.
Dikatakannya, ada beberapa permasalahan yang dialami oleh petani, yaitu seperti mahal dan langkanya harga pupuk serta pemasaran hasil panen
“Dan Alhamdulilah, hal ini mendapat respon yang baik dan luar biasa dari Bapak T. Rusli Ahmad dengan solusi yang telah diberikan beliau dan semoga membawa kegembiraan dan bermanfaat bagi petani. Ke depan kita berencana akan memperluas areal Kelompok Tani seluas 9 hektar lagi untuk penanaman berikutnya,” katanya.
Sementara, T. Rusli Ahmad pada kesempatannya menyampaikan, pihaknya melihat Poktan Belibis Makmur yang dibina oleh Arhanud 13/PYB sangat berpotensi, terlihat dari keseriusan para petani dengan hasil panen setiap hari yang diangkut oleh tiga Pickup untuk dipasarkan.
“Kita sangat mengapresiasi Kelompok Tani Belibis Makmur binaan Arhanud 13/PYB dan terkait kendala mahal dan langkanya pupuk serta pemasaran hasil panen kita telah coba berikan solusinya,” ucapnya.
Dirinya berharap, ke depan semoga pemasaran hasil panen bisa masuk ke supermarket, Mall, Restoran dan tidak hanya di pasar tradisional. Jadi DPP Santri Tani NU yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan akan bersinergi dengan Arhanud 13/PBY untuk meningkatkan produksi panen dan pemasaran hasil dari Poktan tersebut.
“Dan kita juga telah berbincang dengan Danyon terkait solusi pupuk yang langka dan mahal dan semoga membawa semangat baru bagi kelompok tani binaan Arhanud 13/PBY,” ungkapnya. (Juntak-Riau)





