dutapublik.com, LAMPUNG BARAT – Keganasan Harimau Sumatera menjadi momok menakutkan khusus
nya di dua Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Barat yakni Kecamatan Suoh dan Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).
Sebelumnya warga di dua kecamatan tersebut telah menjadi korban keganasan Harimau Sumatrya yang belakangan ini sering berkeliaran di perkebunan hingga ke pemukiman warga. Tepatnya Senin 11 Maret 2024 beredar video di grup WhatsApp dan FB, salah satu warga dusun Cibitung Pekon Suka Marga Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat kembali menjadi korban terkaman Harimau Sumatra.
Saat awak media dutapublik menghubungi salah satu warga setempat melalui sambungan WhatsApp ia membenarkan terkait kejadian tersebut.
“Sebenarnya dari semalam warga memang sudah resah tapi bukan karena harimau melainkan gajah yang masuk di persawahan dan merusak padi warga jadi yang membuat warga Suoh ini resah itu ada dua ada Gajah dan juga Harimau, sedangkan Harimau ini sudah dua orang yang meninggal dunia,” ujar warga.
“Makanya masyarakat marah dengan beramai ramai mereka mendatangi Kantor Polhut yang ada di Gunung Ratu untuk melampiaskan amarahnya mereka merusak dan membakar Kantor Polhut.”
Kemudian awak media dutapublik mencoba menghubungi Pratin Pekon Suka Marga melalui pesan singkat WatsApp mengenai warga yang menjadi korban Harimau dan juga terkait emosi warga Suoh dengan mendatangi Kantor Polhut setempat.
Saat dimintai keterangannya Pratin/ Kepala Desa Suka Marga Jaimin hanya menjawab, “maaf bang kami masih dapat bencana warga di terkam harimau dan ini warga demonstrasi besar-besaran,” pungkasnya. (Sarip)



