LSM Kompak Koalisi: Segera Periksa Pelaku Pemberi Uang Haram Terhadap Pegawai BPK Jawa Barat

1059

dutapublik.com, BEKASI – Terjaringnya 2 pegawai Auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Barat pada Rabu (30/3) tentunya menjadi pukulan telak bagi lembaga auditor keuangan negara ini.

Kedua Auditor BPK yang tertangkap itu berinisial AMP alias APS dan F alias HP dengan diamankan gepokan uang haram hasil dugaan pemerasan.

Adapun permasalahan tertangkapnya Auditor BPK Jawa Barat tersebut diduga menyalahgunakan wewenangnya yakni meminta sejumlah uang ke beberapa Puskesmas dan RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi.

Kedua pegawai BPK yang ditangkap oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sedang berada di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bekasi.

Terkait hal di atas Sekjen DPD LSM Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi (Kompak Koalisi) Kabupaten Bekasi Kosim mengatakan bahwa kasus ini harus benar-benar diungkap sampai tuntas dan jangan dikasih kendor.

“Yang diberi uang sudah ketangkap, tinggal yang memberi uang belum ditangkap dan diperiksa. Ada apa dibalik pemberian sejumlah uang terhadap Pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Barat itu,” ujar Kosim, Minggu (3/4).

“Nah akar dari permasalahan ini yang harus diungkap sejelas-jelasnya oleh penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Pokoknya biar ketahuan pihak-pihak yang bermain dalam kasus ini,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, Kosim mengatakan bahwa DPD LSM Kompak Koalisi akan merapat ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk mengawal kasus ini hingga tuntas ke akar-akarnya. (Adi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *