dutapublik.com, PONOROGO – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, SH, Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Edy Suyono, S.E., M.H, serta Wakil Ketua IPSI Pengprov Jawa Timur Ir. Tono Suharyono.
Hadir pula Ketua Umum IPSI Ponorogo Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno, SH., M.Si, Anggota DPRD Jatim H. Miseri Efendy, SH., MH, pengurus harian IPSI Ponorogo, serta seluruh ketua dan sekretaris perguruan pencak silat di Kabupaten Ponorogo.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum IPSI masa bakti 2021–2025, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kita perlu refleksi agar menjadi lebih baik dalam menjaga nama baik IPSI dan Kabupaten Ponorogo,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepengurusannya terdapat kekurangan. “Kita semua memiliki mimpi besar untuk Ponorogo yang aman, sentosa, dan kondusif. Mari terus menjaga nama baik IPSI, khususnya di Kabupaten Ponorogo,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, SH menegaskan bahwa IPSI merupakan wadah silaturahmi yang ikut menjaga keharmonisan daerah. “IPSI Ponorogo telah mencetak banyak atlet terbaik dari berbagai perguruan, yang turut membawa nama baik daerah,” jelasnya.
Wakil Ketua IPSI Pengprov Jawa Timur Ir. Tono Suharyono, saat membuka Muskab, menilai IPSI Ponorogo telah menjalankan agenda empat tahunan dengan baik. “Kami berharap IPSI Ponorogo dapat terus melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.
Pada forum tersebut, secara aklamasi diputuskan bahwa Ketua Umum IPSI Ponorogo periode 2025–2029 adalah H. Miseri Efendy, SH., MH.
Usai terpilih, H. Miseri Efendy menyampaikan bahwa dirinya diberi amanah untuk melanjutkan apa yang telah dirintis oleh H. Ali Mufti. “Kami sudah berdiskusi dengan KONI mengenai PR ke depan, yaitu Kejurkab 2026 dan Kejurda 2027 agar kita dapat mencetak atlet yang membanggakan,” jelas pria yang akrab disapa Kang Ri tersebut.
Ia menyebut prestasi masa bakti sebelumnya yang telah meraih 38 medali tingkat provinsi. “Ini menjadi tugas kita bersama agar prestasi tersebut dapat kembali diraih. Kita harus mengambil langkah strategis dengan memperkuat organisasi dan tata kelola yang terukur,” tegasnya.
Sesuai arahan IPSI Jatim, Kang Ri akan segera membentuk kepengurusan baru yang mengakomodasi seluruh perguruan dan tenaga profesional. “Targetnya, pelantikan kepengurusan dapat dilakukan pada akhir Desember. Keterlibatan tenaga profesional diharapkan mampu mendongkrak prestasi IPSI hingga level provinsi, nasional, bahkan internasional,” harapnya.
Putra asli Desa Bekiring, Kecamatan Pulung ini juga menegaskan komitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. “Etos kerja pengurus akan menjadi kunci peningkatan prestasi atlet. Kami akan menjalankan organisasi sesuai AD/ART, dan setiap dinamika organisasi akan dikembalikan pada aturan tersebut,” pungkasnya. (Muh Nurcholis)





