Mudik Tanpa Bawa Persyaratan Lengkap, 63 Ribu Kendaraan Dipaksa Putar Balik Oleh Jajaran Polda Jabar

650

dutapublik.com – KARAWANG Selama pemberlakuan larangan mudik lebaran yang dimulai pada 6 Mei 2021 lalu, sebanyak 63 ribu kendaraan pemudik telah diputarbalikan di seluruh pos penyekatan yang ada di wilayah hukum Polda Jabar.

Diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri menuturkan, 63 ribu kendaraan pemudik baik roda dua maupun roda empat, telah diputarbalikan oleh petugas gabungan yang berjaga di pos penyekatan Larangan Mudik Lebaran 1442 Hijriyah, jajaran Polda Jabar.

“Kurang lebihnya ada 63 ribu (kendaraan pemudik, red), yang sudah diputarbalikan oleh petugas di pos penyekatan yang ada di wilayah Polda Jabar ini,” ungkap Dofiri kepada wartawan di Pos Sekat Tanjungpura Karawang, Jabar, Selasa (11/5).

Ke 63 ribu kendaraan pemudik yang diputarbalik tersebut, kata Dofiri, berdasarkan perhitungan data di jajaran Polda Jabar. “Hari ini saya belum menghitungnya ya, tapi data tersebut merupaakan data yang dihitung sampai hari Senin (10/5) pagi kemarin,” terangnya.

Kendati demikian, sambung Dofiri, untuk total seluruh kendaraan pemudik yang telah diperiksa petugas di pos penyekatan wilayah hukum Polda Jabar, berjumlah 173 ribu kendaraan pemudik yang diperiksa.

“ Tetapi data yang ada di kita hingga hari Senin pagi kemarin itu, totalnya 173 ribu kendaraan pemudik yang diperiksa dan 63 ribu kendaraan pemudik yang diputarbalikan,” jelasnya lagi.

Dikatakan Dofiri, jumlah kendaraan pemudik, baik yang diperiksa atau diputarbalikan karena tidak sesuai dengan syarat ketentuan yang berlaku pada Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, akan terus bertambah.

“Hari ini, saya kira jumlahnya akan terus bertambah lagi yang diputarbalikan. Kalau kita lihat, masing-masing penyekatan itu, banyak juga yang diputarbalikan,” katanya.

Selain itu, sebelumnya juga Dofiri telah memprediksi puncak arus mudik tahun 2021 akan terjadi pada Selasa (11/5) dan Rabu (12/5) besok. “Saya kira malam ini dan malam besok,” ungkap Dofiri saat ditanya wartawan soal prediksi dirinya terkait puncak arus mudik lebaran di Pos Sekat Tanjungpura Karawang, Jabar.

Untuk mengantisipasi puncak arus mudik yang diprediksi olehnya terjadi malam ini dan besok, Dofiri telah memiliki mensiasatinya dengan memperkuat personel jajarannya melakukan penebalan anggota di setiap pos penyekatan.

Seperti diketahu, hari Selasa atau H-2 menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, merupakan hari terakhir bekerja bagi karyawan pabrik.

Atas hal tersebut, selain memprediksi puncak arus mudik, Dofiri juga telah memperkuat pos penyekatan dengan penebalan anggota telah terjadi di beberapa titik penyekatan krusial yang telah menjadi prioritas jajaran Polda Jabar. (Not)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *