dutapublik.com – KARAWANG Meski pemerintah telah mengeluarkan surat edaran terkait Larangan Mudik Lebaran 2021, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri memprediksi puncak arus mudik tahun 2021 akan dimulai 2 hari jelang Idul Fitri yaitu pada pada Selasa (11/5) dan Rabu (12/5) besok.
Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri saat ditanya wartawan soal prediksi dirinya terkait puncak arus mudik lebaran.
“Saya kira malam ini dan malam besok,” ungkap Dofiri kepada awak media usai dirinya melakukan pemantauan penerapan skema filterisasi penyekatan pemudik di Pos Sekat Tanjungpura Karawang, Jabar, Selasa (11/5) dinihari.
Untuk mengantisipasi puncak arus mudik yang diprediksi olehnyaa terjadi malam ini dan besok, Dofiri telah memiliki mensiasatinya dengan memperkuat personel jajarannya melakukan penebalan anggota di setiap pos penyekatan.
“Kita terus mensiasatkan anggota karena dalam dua hari ini, barangkali keinginan mereka untuk mudik masih ada. Jadi kita terus perkuat untuk penebalan anggota di pos-pos penyekatan yang ada di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.
Seperti diketahu, hari Selasa atau H-2 menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, merupakan hari terakhir bekerja bagi karyawan pabrik. Atas hal tersebut, selain memprediksi puncak arus mudik, Dofiri juga telah memperkuat pos penyekatan dengan penebalan anggota telah terjadi di beberapa titik penyekatan krusial yang telah menjadi prioritas jajaran Polda Jabar.
“Hari ini sudah kita lakukan penebalan anggota personel kepolisian di beberapa titik ya, karena kita mengacu kepada pengalaman yang kemarin, masih ada beberapa yang memaksakan untuk mudik. Oleh karena itu, kita perkuat di masing-masing pos penyekatan,” jelasnya. (Not)





