Oknum Relawan Kesehatan Diduga Komersilkan Pasien, PSM Kecamatan Lemahabang Resah

1319

dutapublik.com, KARAWANG – Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Pulokalapa Kecamatan Lemahabang, Dedi Rusdi mengaku resah karena salah satu oknum relawan kesehatan tingkat desa yang dulu awalnya membantu PSM diduga mengkomersilkan pasien.

Menurut Dedi, oknum tersebut diduga bernama Haryadi alias Mas Brow diketahui sering memakai atribut PSM Kab. Karawang.

Terkait tindak tanduk Mas Brow, Dedi menjelaskan bahwa oknum tersebut awalnya beroperasi di Kecamatan Lemahabang, lalu berkembang juga ke kecamatan yang lain. Mas Brow kata Dedi diduga mematok harga hingga jutaan rupiah kepada pasien dalam menjual jasanya mengurus pasien di Rumah Sakit.

“Ada yang laporan ke saya kalau Mas Brow ketika menolong pasien rujukan ke Bandung dipatok dengan tarip Rp2,5 juta. Bahkan di Desa Sukaratu Kecamatan Cilebar ada yang kena tarif Rp4 juta sampai Rp 5 juta,” ujar Dedi kepada dutapublik.com, beberapa waktu lalu.

Masih kata Dedi, untuk korban Mas Bro yang sudah terkonfirmasi ada 2 orang. Pertama adalah Guru Ade warga Desa Pulojaya dan satu orang lagi warga Desa Lemahabang.

“Untuk korban bernama Guru Ade itu diminta Mas Brow biaya pengurusan ke Bandung sebesar Rp2,5 juta. Sebelumnya di Karawang korban dikasih surat rujukan oleh Mas Brow karena punya BPJS Kesehatan Kelas 1. Pas nyampe ke Bandung rujukan ga dipakai malah harus bayar umum kata Mas Brow supaya lebih cepat ditangani,” jelasnya.

Bahkan kata Dedi, karena diarahkan untuk bayar umum, akhirnya korban urung berobat di Bandung karena harus membayar uang puluhan juta atas arahan dari Mas Brow.

Sementara itu Mas Brow alias Haryadi, sosok yang dituding oleh PSM se Kecamatan Lemahabang telah mengkomersilkan pasien menjawab singkat dan mengarahkan dutapublik.com untuk mengkomunikasikan masalah di atas ke Kepala Desa nya dan keluarga pasien. (uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *