Pangkalan Gas Abdul Rohim Bantah Jual Gas Elpiji 3 Kg Di Atas HET

842

dutapublik.com, PURWAKARTA – Ramainya pemberitaan media online terkait dugaan salah satu pangkalan Gas bersubsidi 3 kg di Wilayah Purwakarta, ternyata itu hanya kesalahpahaman saja.

Hal itu diungkapkan oleh perwakilan dari pihak pengelola pangkalan Gas bersubsidi atas nama Abdul Rohim, yang berada di wilayah Desa Plered Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta Provinsi Jabar.

“Sebelumnya memang ramai pemberitan di media onlene, Itu hanya kesalahpahaman saja. Karena pihak kami tidak menjual seharga dua puluh ribu,” kata, Nugroho Tri pada Jum’at (3/9), kepada awak media.

Lanjut Nugroho, pihaknya menjual Gas bersubsidi dengan standar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah diatur oleh Pemerintah.

“Permasalahan Gas bersubsidi tabung 3 Kg, kami tidak menjual lebih dari HET enam belas ribu pada warga sekitar. Kemungkinan itu membelinya nyuruh diantar Ojeg, sehinga selebihnya bayar ongkos Ojeg, empat ribu rupiah,” imbuhnya.

Sekali lagi Nugroho menjelaskan, bahwa semua itu hanya kesalahpahaman.

“Sehingga terjadi kesalahpahaman saja. ditambah orang tua saya sedang pulang kampung dulu jadi tidak bisa menjelaskan secara langsung dan No. HP yang biasa dihubungi sudah ganti dan tidak aktif.”

“Kami pun dari pihak keluarga baru tahu ada permasalahan tersebut setelah ada pemberitaan di media,” jelasnya.

Dengan adanya pemberiataan terkait dugaan pihaknya menjual Gas bersubsidi melebihi HET, Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan hal itu.

“Jadi sekali lagi, pihak kami tidak menjual lebih dari HET, hanya kesalahpaman saja, Karena miskomunikasi dengan pihak kami selama ini,” pungkasnya. (Asep)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *