Pengecoran Jaling Pekon Antar Brak Sudah Empat Bulan Mangkrak

563

dutapublik.com, TANGGAMUS – Dengan berdalih demi membangun akses jalan lingkungan di Pekon Antar Brak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus yang bersumber dari BLT DD yang dialihkan sudah selama empat bulan terlihat mangkrak, tak kunjung dikerjakan.

Atas dasar itulah yang menjadi pertanyaan warga setempat, salah satunya Suparjo. Pasalnya, meski material batu dan pasir hinga semen sudah disediakan hingga saat ini sudah diakhir tahun 2021 masih menghampar begitu saja, hingga material batu dan pasir tertutup rerumputan.

Hasil pantauan media di lokasi, terlihat material batu splite di ruas jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 200 meter masih bertebaran di ruas jalan lingkungan Pekon yang tepatnya di RT 5.

Menurut keterangan salah satu warga Pekon Antar Brak, bahwa di RT 5 Dusun 1 Pekon setempat akan dibangun pelebaran jalan cor beton yang sumber dananya dari pengalihan BLT DD.

Baca Juga:  Gorong-Gorong Jebol Hambat Akitivitas Warga Kecamatan Anak Ratu Aji

“Jalan ini mau ditambah lebarnya, yang semula lebarnya 120 cm mau dilebarin menjadi 150 cm,” kata warga saat ditanya awak media pada, pada Kamis (23/12).

Diungkapkannya, tapi nyatanya hingga sekarang belum juga dikerjakan pembangunannya meski material batu sudah bulannan dipersiapkan dan puluhan sak semen yang menumpuk di kantor pekon sehingga menuai pertanyaan dari warga Pekon setempat.

“Ini jalan mau dilebarkan, mau di cor, tapi belum dimulai karena dananya belum keluar, duitnya macet, udah sebulan lebih batunya disiapin, itu kan sumber dananya dari BLT DD warga yang dialihkan untuk bangun jalan ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, dirinya memang bukan sebagai KPM BLT DD maupun penerima Bansos. Namun Ia menyayangkan atas pengalihan BLT DD warga untuk pembangunan jalan.

Baca Juga:  Setelah 5 Tahun Menunggu, Akhirnya Tersangka Korupsi DD Tornagodang Masuk Bui

“Saya gak dapat BLT, Bansos juga gak dapat. Padahal saya ini seharusnya dapat BLT karena saya gak dapat Bansos, BLT udah dialihkan, jalan gak jadi, duitnya habis, ditanya, kata kakonnya nunggu duit cair lagi, malah kena masalah Kakonnya,” keluhnya.

Hal yang sama dikatakan mantan Juru Tulis Pekon Antar Brak, bahwa material sudah siap, baik semen, kayu sudah stanbay di kantor pekon serta material batu sudah ditutupi rumput dilokasi pembangunan.

“Gak tau juga, kenapa belum mulai dibangun jalan itu, padahal semen dan papan udah ada di kantor pekon, bahkan material batunya di pinggir jalan udah ditutupi rumput,” pungkasnya. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *