Plt. Bupati Bekasi Bersama Forkopimda Dan Ketua DPRD Tinjau Tanggul Kritis Di Cabangbungin

422

dutapublik.com, BEKASI – Meskipun diguyur hujan deras yang lebat, tak menyurutkan Plt. Bupati Bekasi H. Akhmad Marjuki, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Serta jajaran Forkopimda kabupaten Bekasi.

Dalam kunjungan tersebut, terlihat pula Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Bapeda, Kasatpol PP, BPBD, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, serta hadir pula dari Bidang Operasional BBWS, pada Selasa (18/1).

Saat diwawancarai awak media, H. Akhmad Marjuki mengatakan, pihak Pemkab Bekasi sudah berulang kali melayangkan surat ke Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada respon karena kami layangkan disertai fakta-fakta, dokumentasi yang terjadi di lapangan. Kami sudah berkoordinasi juga dengan pihak BBWS agar secara maksimal untuk pengerjaan titik tanggul Citarum yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Realisasi Penyaluran BST Untuk 500 KPM Di Kecamatan Tompaso

Dalam kunjungan tersebut, Plt. Bupati Bekasi mempertanyakan kepada pihak BBWS, berapa banyak titik tanggul.

“Sekitar 21 titik sedang dikerjakan dan diperbaiki,” sebutnya.

Sementara itu, pertanyaan juga dilayangkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN. Kholik, terkait kendala dan terobosan penanganan darurat tanggul Citarum terutama penanganan tanggul yang kritis, seperti di Tapak Serang Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin.

“Penanganan sementara tanggul kritis di Cabangbungin, kami sudah memasang Bambu dan Kronjo untuk penahanan tanggul,” kata Saiful Salim selaku Bidang Operasional BBWS menjawab pertanyaan BN Kholik.

Baca Juga:  Unit Tipikor Poldasu Diminta Selidiki Proyek DAK Milyaran Rupiah Terindikasi Berbau Korupsi

Disinggung anggaran yang digelontorkan dari BBWS oleh awak media, Saiful Salim menjelaskan, untuk anggaran tahun 2021 BBWS menganggarkan 7 sampai 8 miliar untuk 49 titik tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi.

“Dan di awal tahun 2022 Pengajuan anggaran sekitar 5 miliar dan kami akan membuat tanggul permanen, untuk titik yang rawan,” terangnya.

Sedangkan Camat Cabangbungin Asep Buchori, mengharapkan agar ada langkah yang cepat dari pihak BBWS dalam penanganan tanggul kritis di Cabangbungin.

“BBWS jangan terkesan lamban sehingga warga merasa khawatir. Yang dibutuhkan warga saat ini adalah ketenangan dan tidak khawatir akan terjadi longsor kembali,” tandasnya. (SS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *