Polres Kuningan Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 Untuk Pengamanan Mudik Lebaran

35

dutapublik.com, KUNINGAN – Kepolisian Resor (Polres) Kuningan secara resmi memulai kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung di halaman Mapolres Kuningan, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. dan dihadiri oleh Bupati Kuningan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuningan.

Apel tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personel, sarana, dan prasarana pendukung guna memastikan pelayanan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Kuningan.

Dalam amanatnya, Kapolres Kuningan membacakan pesan tertulis dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya komitmen serta sinergi lintas sektoral dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

Kapolri dalam amanat tersebut juga menyoroti dinamika global yang masih fluktuatif serta potensi pergerakan masyarakat selama arus mudik yang diprediksi mencapai 143,9 juta orang pada tahun ini. Oleh karena itu, kolaborasi antara Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memitigasi potensi kemacetan lalu lintas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kabupaten Kuningan juga didukung oleh personel gabungan dari berbagai instansi, antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Pemadam Kebakaran, serta mitra kamtibmas seperti Senkom, RAPI, dan Pramuka Saka Bhayangkara.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik vital, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, serta objek wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Kuningan.

Seluruh personel juga diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif kepada masyarakat, termasuk dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Mengakhiri amanat tersebut, Kapolres Kuningan menegaskan pesan Kapolri agar setiap personel menjadikan penugasan ini sebagai kehormatan sekaligus ladang ibadah dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan dimulainya operasi yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, Polres Kuningan berkomitmen penuh mengawal kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus menjaga stabilitas keamanan serta ketersediaan bahan pokok penting di wilayah Kabupaten Kuningan.

Sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan harapan bersama, yakni mudik aman dan keluarga bahagia saat merayakan Idul Fitri. (Haryudi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *