dutapublik.com, MADINA – Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian makanan kepada pengendara serta santunan anak yatim dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas (Harlantas) Bhayangkara ke-70 tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Pos Lantas Panyabungan pada Selasa (2/9/2025). Acara meliputi doa bersama, pembagian makanan, serta penyerahan santunan anak yatim.
Kasat Lantas Polres Madina, Iptu Abdul Anwar Ujung, SH, turut hadir langsung dalam kegiatan ini bersama sejumlah personel Satlantas Polres Madina.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK, melalui Plt Kepala Seksi Humas Iptu Bagus Seto, menjelaskan bahwa Hari Lalu Lintas Bhayangkara diperingati setiap 22 September. Tahun ini, Harlantas Bhayangkara memasuki usia ke-70 sejak pertama kali ditetapkan pada 22 September 1955.
“Dengan usia Polantas yang ke-70 dan Polwan ke-77, Polres Madina menyambut dengan penuh rasa syukur. Hari ini kami melaksanakan bakti sosial, doa bersama, serta memberikan santunan kepada anak yatim,” kata Iptu Bagus Seto.
Ia berharap kegiatan bakti sosial ini dapat semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Polri. Menurutnya, Polri berkomitmen untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap momentum penting.
Selain itu, Iptu Bagus juga menegaskan bahwa Polantas akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mengimbau seluruh pengendara di Madina untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas.
Dikutip dari situs Korlantas Polri, Hari Lalu Lintas Bhayangkara bermula dari Order No. 20/XVI/1955 yang dikeluarkan Kepala Jawatan Kepolisian Negara pada 22 September 1955 tentang pembentukan Seksi Lalu Lintas Jalan. Momentum inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Polantas.
Seiring perkembangan, fungsi lalu lintas memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. Lalu lintas bukan hanya sekadar pergerakan orang dan barang, tetapi juga menjadi urat nadi kehidupan, cermin budaya, modernitas, dan kemajuan bangsa.
Karena itu, personel lalu lintas yang berada di garda terdepan berinteraksi langsung dengan masyarakat memiliki peran strategis dalam membentuk kepercayaan publik terhadap Polri. (S.N)





