Proyek SMAN Banyusari Miliaran Rupiah, Warga Setempat Hanya Jadi Penonton

532

dutapublik.com, KARAWANG – Warga sekitar meminta dilibatkan dalam proses pengerjaan pembangunan unit sekolah baru (USB) SMA Negeri Banyusari, Kabupaten Karawang yang menelan anggaran miliaran rupiah bersumber dari Provinsi.

Diketahui saat ini, pekerjaan pembangunan USB SMAN Banyusari sudah mulai dilaksanakan, sejumlah pekerja dari luar Banyusari serta material bangunan sudah diturunkan oleh pihak kontraktor CV. Gada Bima Bragaswara Purwakarta.

Ian, Warga sekitar mengaku tidak dilibatkan dalam pengerjaan pembangunan USB SMAN Banyusari. Sebab sejauh ini pekerja proyek berasal dari Purwakarta, bahkan bahan material pun warga setempat tidak diberi kesempatan untuk terlibat di dalamnya.

“Sudah banyak material bangunan yang masuk, proses pembangunannya sudah dimulai. Kami sebagai warga setempat tidak dilibatkan dalam pekerjaan maupun ngesub bahan materialnya,” ungkap Ian, pada Kamis (19/8).

Ian berharap, warga bisa ikut merasakan di pembangunan tersebut, karena warga Banyusari membutuhkan penghasilan, terlebih saat ini masih pandemi COVID-19.

Keterangan Gambar 2 : Pembangunan USB SMA N Banyusari

“Dengan adanya proyek SMA ini seharusnya warga setempat turut dilibatkan, baik sebagai pekerja atau sebagai suplayer bahan material. Kami sebagai warga harus ke mana dan bagaimana ini agar bisa turut andil. Apalagi dampak pandemi Covid-19, warga di sini banyak yang nganggur,” katanya.

Senada disampaikan Kong Iwan, sebagai putra daerah dirinya berharap dapat berkecimpung di proyek tersebut, entah sebagai apa yang penting dapat penghasilan.

“Ini kan proyek besar, anggarannya pun miliaran. Pemborong orang Purwakarta, pekerja dari Purwakarta, bahan material dari Purwakarta, terus kami sebagai putra daerah mau jadi penonton saja,” singkat Iwan. (Irwan IJB)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *