dutapublik.com, BANDUNG – Rumah milik anggota Linmas Kelurahan Andir Kp. Jambatan RT 2 RW 09 Kecamatan Baleendah ambruk dan tidak bisa lagi ditempati, sehingga tinggal untuk sementara di Rumah Susun Kelurahan Baleendah, Senin (14/10/2024)
Menurut keterangan pemilik Rumah Tedi Rochman yang bekerja lebih dari 10 tahun pengabdiannya kepada pemerintah baik kecamatan ataupun pemerintah Kabupaten Bandung dengan honor satu bulan sekali diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung hanya cukup untuk makan saja belum biaya untuk menyekolahkan anaknya.
“Itu pun harus bekerja keras mencari tambahan agar anak beserta keluarga bis makan layaknya orang lain,” ujar Tedi.
Tedi selain Linmas ia juga diperbantukan di Satgas Tagana untuk membantu jika ada musibah Bencana Alam ataupun bencana lainnya.
Rumah Tedi kini hancur rata dengan tanah karena Kp. Jembatan merupakan daerah langganan banjir. Kalau musim hujan tiba, rumah-rumah warga banyak ditinggal pemilik untuk mengungsi ke rumah susun.
Kata Tedi pengajuan Rutilahu sudah lebih dari 10 kali dibuat kepada Pemerintahan Kabupaten Bandung tapi sampai rumah roboh pun belum juga direalisasikan pengajuannya. “Entah kenapa seolah tida ditanggapi pengajuan tersebut, seperti dibiarkan saja pengajuannya, belum pernah direalisasikan survey ataupun dipoto sudah bosan tapi hasil nya zonk,” ungkap Tedi.
“Padahal Pemerintah Kabupaten Bandung sudah mencanangkan program rutilahu bagi masyarakat. Semoga pihak pemerintah agar secepatnyanya merealisasikan pengajuan tersebut apalgi sudah memasuki musim penghujan pasti daerah tersebut menjadi langganan banjir lagi,” pungkas Tedi Rochman. (Wa Ica)


