Sekjen LSM Kompak Koalisi Pantau Terus Program Rutilahu Desa Labansari, Tidak Ragu Buat Laporan Jika Ada Penyimpangan

704

dutapublik.com, BEKASI – Program Rutilahu di Kabupaten Bekasi yang dikerjakan di setiap Desa sudah dimulai beberapa bulan yang lalu, tidak terkecuali dengan Desa Labansari di awal bulan ini sudah dimulai merealisasikan program rutilahu tersebut.

Diketahui program rutilahu tersebut digelontorkan oleh Pemkab Bekasi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, adapun total biaya rutilahu untuk setiap rumahnya sebesar Rp20 juta, dengan rincian Rp2 juta 500 ribu untuk biaya tenaga kerja dan Rp17 juta 500 ribu untuk pembelian material.

Untuk itu Sekjen LSM Kompak Koalisi Kabupaten Bekasi, Kosim Jarwo, menegaskan akan terus mengontrol pembangunan rumah mengikuti program rutilahu. “Karena ini tugas saya sebagai LSM jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak dinginkan seperti kurangnya material sehingga pembangunan itu tidak selesai,” tegas Kosim, Rabu (1/6).

Kosim berharap dengan dana sebesar Rp17 juta 500 ribu itu cukup untuk membeli material untuk membangun rumah yang berukuran 5 X 6 meter.

“Tetap saya akan kontrol terus program rutilahu di Desa Labansari kalau memang ada kejanggalan saya tidak akan ragu melaporkan ke instansi terkait,” jelasnya saat di konfirmasi awak media ketika mengontrol pembangunan rumah program rutilahu di Desa Labansari. (Adi Sukriyadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *