Tertib Administrasi Dorong Percepatan Pembangunan di Mandailing Natal

111

dutapublik.com, MADINA – Tertib administrasi bukan sekadar lomba yang dicanangkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), melainkan memiliki peran penting dalam percepatan pembangunan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, saat menghadiri acara Evaluasi Pelaksanaan Tertib Administrasi di Desa Widodaren, Kecamatan Sinunukan, pada Kamis (16/10/2025). Desa Widodaren diketahui masuk dalam enam besar perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Kami harus sampaikan bahwa administrasi ini terkadang menyebabkan anggaran tidak turun karena kelengkapan dokumen belum terpenuhi. Akibatnya, kita bisa mendapat rapor merah atau kuning hanya karena administrasi yang belum dilaporkan,” ujar Atika.

Wabup Atika mengingatkan agar tertib administrasi di Desa Widodaren tidak hanya berjalan saat perlombaan, tetapi menjadi budaya kerja yang berkelanjutan.

“Mudah-mudahan mulai hari ini, desa-desa lain bisa mencontoh atau melakukan studi tiru ke Desa Widodaren,” katanya.

Baca Juga:  Fernando Doklas Rogoh Kocek Pribadi, Jalan Rusak Dekat Jembatan Cikampek Pusaka Akhirnya Diperbaiki

Atika juga menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Sumut yang telah memilih Desa Widodaren sebagai salah satu desa binaan. Ia berharap desa ini tidak hanya menjadi nominasi, tetapi mampu masuk tiga besar dan mewakili Sumatera Utara di tingkat nasional.

Sementara itu, Staf Ahli III TP PKK Sumut, Hardianto, menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan rangkaian dari supervisi, bimbingan, dan monitoring yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kami dari provinsi telah memberikan arahan dan bimbingan terkait tertib administrasi kepada seluruh desa di kabupaten se-Sumatera Utara,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumut ini menambahkan bahwa pihaknya telah menerima data dan program yang dijalankan oleh TP PKK Desa Widodaren.

“Kami datang untuk memastikan bahwa apa yang dilaporkan benar-benar merupakan hasil kerja dan prakarsa ibu-ibu di desa,” tambahnya.

Baca Juga:  Pocil Polres Madina Raih Juara 1 Lomba Polda Sumut, Wakili Sumut ke Tingkat Nasional

Hardianto juga berpesan agar camat dan kepala desa terus membimbing pengurus TP PKK Desa Widodaren dalam memperkuat tertib administrasi.

“Kalau ada lomba-lomba PKK tentang tertib administrasi, datanglah ke Widodaren. Biasanya lebih mudah dipahami kalau ibu-ibu melihat langsung,” tuturnya.

Diketahui, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengirimkan lima desa untuk mengikuti lima kategori lomba PKK. Namun, hanya dua desa yang berhasil masuk nominasi enam besar, yaitu Desa Widodaren (kategori Tertib Administrasi) dan Desa Adianjior (kategori Aku Hatinya PKK).

Dalam acara evaluasi ini, Wabup Atika didampingi oleh Kepala Dinas PMD Irsal Pariadi, Kepala Dinas PUPR Elpi Yanti Harahap, serta para camat di wilayah Madina, antara lain Camat Sinunukan Daiman, Camat Natal Mulia Gading, Camat Ranto Baek Sopian, Camat Linggabayu Edi Ikhsan, dan Camat Muara Batang Gadis Zulhidayat. (S.N)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *