dutapublik.com, KARAWANG – Warga desa Mulyajaya kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang merasa bangga dengan diselenggarakan Lomba Karoke di tempat wisata Pelangi Cibanteng. Pasalnya kegiatan Lomba Karaoke tersebut sangat menunjang penghasilan bagi warga lingkungan salah satunya dari uang parkir.

Keterangan Gambar 2 : Tokoh Agama Desa Mulyajaya Encep Abdul Patah
Tokoh Agama Encep Abdul Patah menjelaskan kepada awak media menurutnya dengan adanya kegiatan Lomba Karaoke di tempat wisata Pelangi Cibanteng tidak keberatan bahkan kegiatan tersebut dianggap positif dan mesti diapresiasi.
Ditegaskan pula oleh Tokoh Masyarakat Ependi bahwa segenap warga lingkungan Desa Mulyajaya tidak pernah komplain dengan kegiatan lomba karoke.
“Karena radius tempat lomba karaoke tersebut berada di tempat wisata Pelangi jauh dari lingkungan, justru bagi warga sangat mendukung hikmahnya dengan adanya kegiatan Lomba Karaoke di area tersebut sangat menunjang penghasilan tambahan bagi warga misal dari uang parkir atau pedagang kecil,” ujar Ependi, Senin (20/9).

Keterangan Gambar 3 : Tokoh Masyarakat Desa Mulyajaya Ependi
Komentar yang sama diutarakan oleh jajaran para Tokoh Pemuda Desa Mulyajaya, Hendrik, Endang, Ujang, Hoerudin serta jajaran pemuda lainnya. Dibeberkan oleh Hendrik bahwa munculnya pemberitaan di salah satu media online bahwa pemuda Cibanteng tidak setuju adanya lomba karoke adalah HOAX.
“Yang pasti diadakannya lomba karaoke hampir seluruh para pemuda desa Mulyajaya antusias dan bersyukur di wilayah lingkungannya selangkah lebih maju. Kabar angin isuenya pemuda desa Mulyajaya tidak setuju ada lomba karoke, wah wah itu Hoax. Justru kami para pemuda sangat bangga dan bersyukur wilayah lingkungan selangkah lebih maju dalam hal kegiatan yang positif,” beber Hendrik.

Keterangan Gambar 4 : Para Tokoh Pemuda Desa Mulyajaya
Di ruang kerjanya, Kades Mulyajaya, Endang, A.Md.Komp., menerangkan sebenarnya d itempat area kontestan karaoke sudah memenuhi aturan pemerintah yaitu melengkapi alat protokol kesehatan. Adapun peserta biduan sewaktu bernyanyi ada yang melepaskan masker akan tetapi radius penyanyi dengan panitia jarak jauhnya hampir 4 meter.
“Dari jumlah panitia dan peserta serta pengunjung keseluruhan terhitung cuma di bawah 100 orang saja. Sebenarnya dampak di masa pandemi sekarang ini bagi warga sangat sulit mencari napkah maka dengan diselenggarakan Lomba Karaoke diambil positifnya bagi warga lingkungan sangat membantu meraih uang tambahan misal warga berdagang Es atau jualan makanan ringan,” ujar Endang.
Lanjutnya siapapun yang mau menghubungi pihaknya, via WhatsApp dan nomor HP selalu Online 1×24 jam maka apabila ada oknum mengatakan Kades Mulyajaya susah dihubungi adalah HOAX. “Wong HP saya selalu online,” pungkasnya. (bunsal)





