Tokoh Masyarakat Dan Tokoh Pemuda Dukung Penertiban Knalpot Brong

613

dutapublik.com, BANDUNG – Program penertiban Ranmor menggunakan knalpot brong yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Jabar dan jajaran mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi/ mahasiswa, komunitas.

Dukungan antara lain datang dari Ketua IMI/Anggota DPRD Kabupaten Bogor, MUI Kabupaten Karawang, Mahasiswa Universitas Pakuan Kota Bogor, Komunitas Kamtibmas Kabupaten Garut serta Karangtaruna Kabupaten Cianjur.

Baca Juga:  Polsek Karangpawitan Polres Garut Berikan Pembinaan Kepada Pelajar Agar Tidak Menggunakan Knalpot Tidak Standar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa dukungan yang diberikan tersebut merupakan soft approach kepada masyarakat dalam penertiban knalpot brong atau knalpot bising.

Knalpot brong dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan, karena suaranya yang menggelagar dan bising membuat pengguna jalan tidak nyaman. Oleh karenanya Polda Jawa Barat menargetkan wilayah Polda Jabar bebas dari knalpot brong, baik kendaraan sepeda motor maupun mobil.

Baca Juga:  Polsek Cibiuk Polres Garut Tindak Pengguna Knalpot Brong

Kombes Pol. Ibrahim Tompo menuturkan bahwa knalpot tak standard itu, selain mengganggu kenyamanan lingkungan juga dapat mengakibatkan sesama pengguna jalan dapat kehilangan konsentrasi.

Baca Juga:  Polisi Gelar Operasi Knalpot Brong, Tertibkan Kendaraan Bising

“Dukungan penertiban knalpot brong atau knalpot bising dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda tersebut diungkapkan melalui medsos maupun secara langsung. Intinya masyarakat sepakat bahwa knalpot brong mengganggu lingkungan serta perlu ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutup Kabid Humas Polda Jabar Ibrahim Tompo. (doel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *