Usai Berikan Kesasksian, Warga Pringsewu Meninggal Dunia Di Kantor Pengadilan Negeri Kotaagung

399

dutapublik.com, TANGGAMUS – Seperti biasa aktivitas Pengadilan Negeri (PN) Kotaagung berjalan normal sejak pagi sampai sore persidangan masih berjalan. salah satu yang giliran untuk menunggu waktu sidang adalah kasus Pilkakon (Pemilihan Kepala Pekon/Desa) Pekon Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung, pada Rabu (7/7).

Sekitar pukul 15.20 WIB seorang terbaring di belakang salah satu ruangan sedang dilakukan upaya penyembuhan oleh rekannya.

Salah satu dari mereka menerangkan, bahwa yang sakit ini habis memberikan kesaksian terkait sengketa lahan yang sedang dihadapi.

“Beliau ini mau makan, tapi katanya badannya gak enak maka kami kerik,” ujarnya.

Tidak berselang lama pihak Pengadilan menyarankan agar dipindahkan di salah satu ruangan di dalam Pengadilan, lalu Sukardi dipindahkan ke ruangan tersebut.

Menurut keterangan, upaya dan usaha coba dilakukan demi memberikan pertolongan kepada Sukardi. Awalnya Sukardi sempat sadar dan minum teh hangat. Akan tetapi beberapa menit kemudian Ia tidak sadarkan diri lagi. Setelah dilakukan berbagai upaya tubuh Sukardi tidak bergeming.

Aang salah satu yang memberikan pertolongan menuturkan, bahwa sekitar pukul 16.30 WIB, Sukardi sempat beberapa kali menarik napas dalam dan akhirnya denyut nadi dan detak jantung sudah tidak bisa dirasakan lagi.

Lalu berdasarkan kesepakatan bersama, akhirnya Sukardi dibawa oleh rekan sejawatnya menggunakan mobil pribadi.

“Dan setelah itu, beberapa waktu kemudian saya lihat ambulans dari RS Bathin Mangunang di halaman parkir Pengadilan Negeri itu pun setelah yang bersangkutan sudah dibawa pergi,” ungkapnya.

Sementara itu, Jacky selaku Humas Pengadilan Negeri Kotaagung menerangkan, bahwa memang benar ada yang sakit tadi, tapi sejauh apa kondisinya belum jelas diketahui.

“Sebab infonya dibawa ke Rumah Sakit Gisting dan Kepala PN saat ini sedang tidak berada di tempat. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh,” tutupnya.

Di kutip dari Tim Gerhana coba cross check ke RS Gisting guna mencari keberadaan Sukardi dan benar saja, bahwa Sukardi berdasarkan keterangan Perawat, datang sudah tidak bernyawa lagi/death on arrival. (Sarip)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *