Warga Desa Margalaksana: Sosialisasi Proyek PLTS Cirata, Bahas Pengusiran Nelayan Pepetek Oleh Satgas Citarum Harum

427

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Sosialisasi tentang Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Waduk Cirata yang dibangun di wilayah Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Cianjur yang saat ini memasuki tahap pengerjaan awal, telah dilakukan beberapa kali.

Menurut Iyus, warga Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, ia dan warga lainnya beberapa kali diundang PT Sinohydro untuk sosialisasi Proyek PLTS Terapung Cirata. Ia mengingat bahwa saat itu dalam sosialisasi diterangkan terkait pengusiran nelayan pepetek/ikan kecil dari kawasan pembangunan proyek PLTS Cirata.

Iyus menjelaskan bahwa pihak yang memberikan penegasan agar para nelayan pepetek harus angkat kaki yaitu dari Satgas Citarum Harum. “Dalam sosialisasi ada Satgas Ciratum Harum, disana kami diultimatum agar angkat kaki dari Waduk Cirata sesegera mungkin dengan alasan zona bahaya, padahalkan kalau memang zona bahaya kenapa baru sekarang dilarang sementara kami sudah puluhan tahun cari ikan disana,” ujarnya.

Pihak Satgas Ciratum Harum, kata Iyus hanya memberikan solusi untuk pindah ke area lain di Waduk Cirata. Namun kata Iyus ini bukan perkara mudah karena di area lain juga pasti sudah ada tuan rumah yang menguasai lahan waduk. ” Ya kami cuma disuruh pindah aja ke lokasi lain, padahal ini kan ga gampang, di lokasi lain juga pasti sudah ada orang (yang nguasai),” jelasnya. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *