Pengakuan Warga Terdampak, Sosialisasi Dampak Buruk Lingkungan Dari Pembangunan PLTS Cirata Belum Pernah Dilakukan

771

dutapublik.com, BANDUNG BARAT – Warga terdampak pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Waduk Cirata yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Cianjur mengeluhkan cara kerja dari pelaku proyek tersebut.

Pasalnya, sebagai warga yang sangat dekat dengan lokasi proyek PLTS Cirata, dapat dipastikan mereka akan terdampak langsung secara lingkungan akibat adanya pembangunan proyek tersebut baik itu sebelum maupun sesudah pembangunan selesai.

“Setahu saya ada dua kali sosialisasi. Tapi setahu saya sampai sekarang belum ada sosialisasi tentang dampak lingkungan dari pembangunan PLTS Cirata,” ujar, Iyus warga Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (2/2).

Baca Juga:  Berhasil Diselamatkan, PMI Asal Karawang Korban Perdagangan Orang Ucapkan Terima Kasih Kepada Polri Dan Tim Posko Pengaduan dutapublik.com

Ia mengatakan untuk pembahasan terkait sosialisasi tersebut salah satunya  membahas terkait pelatihan untuk 60 orang untuk dilatih dan nantinya dipekerjakan di PLTS Cirata. “Terkait masalah pekerjaan, nanti katanya ada 60 orang warga terdampak bakal dilatih dan diperkerjakan oleh pihak PLTS Cirata, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPP LPPI: Ketua KPK Balas Nyinyiran Novel Cs Dengan Prestasi 

Perlu diketahui bahwa Proyek Strategis Nasional, PLTS Cirata saat ini digarap oleh perusahaan asal China yang digadang-gadang nantinya menjadi PLTS terbesar di Kawasan Asia. Namun sangat disayangkan kini muncul timbul polemik terkait dengan proses sosialisasi secara utuh terhadap warga terdampak baik itu dari segi positif maupun negatif. (Uya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *