dutapublik.com, MADINA – Sebelumnya muncul pemberitaan terkait berkembangnya isu tambang Kotanopan beroperasi kembali pada 28 Februari 2024. Ternyata hal ini tidaklah benar dan merupakan isu semata, pasalnya pasca terbitnya berita itu, tim PW Fast Respon Nusantara (FRN) Sumut bergerak menuju lokasi tambang di Kecamatan Kotanopan Kamis (29/02/2024).
Setibanya di Kecamatan Kotanopan tim Fast Respon Sumut melakukan investigasi di lokasi, dengan memarkirkan mobilnya di rumah makan bus ALS. Tim turun dan memantau apakah ada alat berat yang beroperasi di lokasi tambang yang telah ditutup tersebut. Hasilnya pun nihil tidak ada aktivitas di lokasi itu.
Andi (39) warga setempat yang berprofesi sebagai tukang cetek di lokasi tambang itu mengaku sejak pihak kepolisian dari Polres Madina bersama tim turun kesini, aktivitas disini tak ada sudah tidak ada lagi.
Dia juga menambahkan sejumlah alat berat yang biasanya beroperasi di lokasi ini tidak pernah terlihat lagi.
Sutan selaku tim dari Fast Respon Nusantara (FRN) Sumut menyayangkan isu yang diberitakan oleh media tersebut, seolah-olah tambang emas itu beroperasi kembali dan APH tutup mata. Untuk diketahui Kapolres Madina langsung turun tangan meninjau lokasi dan memberikan instruksi agar tambang itu ditutup.
“Tak betul itu, terkait isu yang menyebutkan tambang Kotanopan beroperasi kembali, itu hoax dan isu itu tak ada beredar,” ucap Sutan.
Selain itu Sutan juga menyebutkan mereka baru saja pulang dari Kecamatan Kotanopan dan tidak ada aktivitas ataupun tanda tanda tambang emas tersebut akan kembali beroperasi.
Ia berharap agar isu yang menyebutkan tambang emas itu akan beroperasi kembali tidak usah ditanggapi. “Itu hanya isu yang dilemparkan oleh orang orang tak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Tim)





