dutapublik.com, JAKARTA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta meluncurkan Aplikasi Intelijen Mapping System atau SIIMAS yang dirancang untuk menampilkan data Intelijen dalam bentuk visualisasi peta interaktif.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Syahron Hasibuan mengatakan, peluncuran aplikasi SIIMAS tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 September 2024 di Aula Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Syahron menerangkan, Plt Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Danang Suryo Wibowo mengapresiasi peluncuran aplikasi SIIMAS tersebut. Ia berharap dengan diluncurkannya aplikasi tersebut Kejaksaan dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Semoga sistem ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Daerah Khusus Jakarta, mendukung penegakan hukum yang profesional dan humanis,” kata Syahron dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/9/2024).
Ia menambahkan, peluncuran aplikasi SIIMAS tersebut diinisiasi oleh Koordinator Bidang Intelijen pada Kejati DKI, Mochamad Fitri Adhy yang menilai penyajian data Intelijen di tempatnya bekerja tersebut masih bersifat statis dan tidak real-time.
“Akibatnya, informasi yang diperoleh sering kali tidak terkini dan menghambat proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Oleh karena itu dibutuhkan bentuk visualisasi data yang lebih baik agar mengoptimalisasi kerja bidang intelijen,” ungkap Syahron.
Syahron menambahkan, Sistem tersebut akan memetakan berbagai kategori penting, termasuk kejadian atau peristiwa di bidang Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan, Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan, Ekonomi dan Keuangan, Pengamanan Pembangunan Strategis, serta Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen.
SIIMAS, lanjut Syahron, adalah aplikasi yang dirancang untuk menampilkan data Intelijen dalam bentuk visualisasi peta interaktif.
Dengan kemampuannya memvisualisasikan data Intelijen secara real-time, SIIMAS memungkinkan pimpinan di berbagai tingkatan dapat mengakses informasi langsung terkait potensi ancaman di wilayah hukum DKI Jakarta.
“Selain memetakan ancaman dalam bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM, sistem ini berfungsi sebagai bank data yang mendokumentasikan seluruh kegiatan Intelijen, memudahkan proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan,” Lanjut Syahron.
Ia mengklaim SIIMAS bukan hanya solusi untuk masalah saat ini, tetapi juga dirancang untuk keberlanjutan jangka panjang.
“SIIMAS berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas Intelijen secara berkelanjutan, mendukung Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta dalam menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya (Nando).


