dutapublik.com, PEKANBARU – Polda Riau menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025 di Mapolda Riau pada Senin (10/2/2025). Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Mohammad Iqbal menyampaikan bahwa operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keselamatan berlalu lintas yang lebih baik melalui lima pilar utama.
“Yaitu sistem yang berkeselamatan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, pengguna jalan yang berkeselamatan, serta penanganan kecelakaan yang profesional dan kolaboratif,” ujarnya.
Kapolda menekankan bahwa operasi ini merupakan upaya kolaboratif, karena kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajarannya agar menerapkan penegakan hukum yang humanis.
“Saya perintahkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini untuk mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif, namun tetap melakukan penegakan hukum secara humanis,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak berkendara secara ugal-ugalan, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara.
“Kecelakaan selalu diawali oleh pelanggaran, entah itu tidak memakai helm, bermain ponsel, atau bahkan merokok saat berkendara. Walaupun belum ada aturan khusus mengenai hal tersebut, kami tetap memberikan imbauan karena ini menyangkut keselamatan,” tambahnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufik Lukman Nurhidayat, mengungkapkan bahwa operasi ini melibatkan 1.094 personel gabungan.
“Di Polda sendiri ada 122 personel, sementara di jajaran polres terdapat 972 personel yang tersebar di 12 kota dan kabupaten,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama dalam operasi ini adalah menindak pelanggaran yang dapat berdampak fatal.
“Contohnya adalah melawan arus, tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, balap liar, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara,” pungkasnya. (NH)





